Oleh: Muh Khoirudin

Purworejo tersohor sebagai tanah leluhurnya orang-orang hebat yang pernah ada di negeri ini. Setelah Jendral Ahmad Yani, Jendral Sarwo Edhi Wibowo kemudian diketahui bahwa dalam diri Presiden Indonesia yang ke empat BJ. Habibie ternyata juga mengalir darah Purworejo. Sayangnya kita sebagai orang pribumi Purworejo sendiri kadang justru tidak mengetahuinya.

Aku pernah membaca di majalah KIPRAH edisi 20 Agustus 1999, ketika itu lagi iseng-iseng baca majalah yang lumayan lawas. Di rubrik “potret” ada yang menarik perhatianku, yaitu ada foto Presiden RI 1, Ir Soekarno yang berdampingan dengan orang yang berpakaian militer berdiri disamping helikopter. Setelah aku baca artikelnya, aku baru tau ternyata orang yang berpakaian militer itu adalah Yoem Soemarsono yang dikenal sebagai Bapak Helikopter Indonesia dan Beliau merupakan Putra Purworejo, ya meskipun tidak setenar tokoh lainnya. Dialah orang Indonesia yang mampu membuat helikopter sekaligus mengabdikan hampir seluruh hidupnya untuk bangsa Indonesia.

Baca Juga  Idola Baru Itu Telah Datang: Single Lagu “Jerawat” Bayu Cuaca
 Yum Soemarsono

Yum Soemarsono

 Yoem Soemarsono, perancang helikopter Indonesia yang pernah menjadi pilot Presiden Soekarno itu lahir di Purworejo, 10 April 1916. Beliau membuat helikopter pertamanya yang diberi nama RI-H di daerah Batu Djamus, Madiun pada 12 Januari 1948. Untuk eksperimennya itu, ia terpaksa menjual cincin kawin istrinya, sedangkan bahan-bahan heli seperti mesin sepeda motor BMW dan pipa-pipa kerangka pesawat disumbangkan rekan-rekannya di AURI dari Lanud Iswahyudi.

Disamping melakukan eksperimen pembuatan pesawat, waktu itu Yoem Soemarsono juga menjadi pilot Presiden Soekarno, selama lima tahun. Karena minatnya yang begitu besar terhadap dunia kedirgantaraan, ia pernah dikirim TNI AU untuk sekolah di pabrik pesawat terbang Sikorsky di California tahun 1955. Pada tahun 1964, Yoem Soemarsono mengalami kecelakaan ketika uji coba helikopter kepik rancangannya. Namun kecelakaan tersebut tidak membuatnya surut dari dunia kedirgantaraan yang sangat dicintainya. Sepanjang hidupnya, penerbang yang berpangkat Letkol ini memiliki sejumlah rating untuk heli Hiller, Bell, Sikorsky, Mi-4 dan mengantungi lebih dari 2.500 jam terbang.

Baca Juga  Bersama Tokoh: Aku dan Eyang Habibie

Aku tidak menyangka, ternyata Purworejo memiliki banyak tokoh-tokoh yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan Indonesia dan untuk itu kita harus lebih bangga menjadi orang Purworejo.

Sumber data: Kiprah

Comments

SHARE
Previous articlePUISI: CERITA DEKAT ILALANG
Next articleWISATA ALAM JAKARTA
http://reviensmedia.com/wp-content/uploads/2015/12/Logo-R-Reviens-Media-277x300.png
Pria yang akrab disapa Pinott ini lahir di Purworejo, ia memiliki hobby menulis dan berpetualang. Pendidikan terakhirnya S1 Bahasa dan Sastra Indonesia, serta memilik motto dalam hidupnya " Nikmati hidupmu, karena itu sebuah anugerah".

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here