Harta Karun Dari Hargorojo

0
575
Mencari Emas Di Kali (Reviensmedia.com/RL)

Purworejo – Kisah ini terjadi beberapa tahun lalu, Waktu itu hari rabu, aku masih berada di kampung nenekku yang berada di Desa Hargorojo,  Purworejo, Jawa Tengah. Pukul 08.45 WIB aku bangun dari tidur, badanku masih terasa lemas setelah beberapa hari demam dan tensi darah tinggi setelah makan durian. Aku memutuskan untuk jalan-jalan sekalian berolahraga untuk mengeluarkan keringat, teringat rencana untuk melihat temanku mendulang di kali yang jaraknya lumayan jauh dari rumah nenekku. Secara kebetulan di jalan aku berpapasan dengan temanku yang ingin pergi mendulang emas, tapi dia ingin mengambil handpone-nya yang tertinggal di rumahnya terlebih dahulu.

Mencari Emas Di Kali
Karena aku belum merasa segar pagi itu, bahkan kepalaku terasa berat, maka aku berjalan menuju kali dengan langkah pelan dan santai. Tidak lama kemudian temanku menyusul, sesampainya di kali aku melihat keadaan sekeliling kali yang jauh berbeda saat aku kecil dulu. Ternyata di kali itu ada dua temanku lainnya yang sedang mendulang juga. Aku pun mendekati keduanya dan melihat hasil dulangan mereka. Sesudah melihat hasil dulangan mereka yang belum dipakai, aku memutuskan untuk mencoba mendulang, kegiatan  yang telah lama tidak aku lakukan.
Setelah mengambil alat dulang milik temanku, aku mencari tempat untuk diambil tanahnya sebelum didulang, saat mendulang memoriku teringat masa kecilku yang sering mendulang di kali bersama teman-teman seumuranku. Memang semasa duduk di bangku SD dan SMP aku sering mendulang, yahh… walaupun hasil yang ku dapat tak seberapa, namun aku tetap mendulang untuk senang-senang sekaligus main di kali dan menjadikan mendulang sebagai kegiatan yang positif untuk belajar bekerja.

Emas hasil dulangan di kali
Emas hasil dulangan di kali

Setelah selesai mendulang, ternyata aku mendapatkan tiga bijih kecil emas. Dulang (nama alat untuk mendulang emas) dan emasnya aku berikan kepada temanku yang mempunyai dulang tersebut agar ia bisa meneruskan kegiatan mendulang emasnya. Sembari duduk-duduk di batu aku melihat kelincahan teman-temanku dalam mengayunkan dulang, tak lama kemudian keluarlah obrolan-obrolan dan guyonan, lumayan untuk penghilang lelah dan sebagai hiburan. Karena waktu sudah siang dan aku ingin mengecek tensi darahku lagi, aku memutuskan untuk pulang lebih dahulu.
Mendulang adalah kegiatan mencari emas di kali dengan menggunakan alat yang dinamakan dulang. Sejak aku kecil kegiatan mendulang memang sudah ada dan menjadi pekerjaan pemuda Desa Hargorojo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, yang tidak merantau ke kota. Namun sekarang masyarakat desa yang mendulang sudah jarang dan hanya ada beberapa saja, karena kebanyakan dari mereka lebih memilih merantau ke kota-kota besar.

Baca Juga  SI PERAWAN DARI TIMUR PURWOREJO

Teman-temanku yang sering mendulang bisa mendapatkan 1,5 – 2 gram per minggu. Emasnya pun tidak langsung dijual dalam bentuk batangan kecil-kecil, tapi harus diberi air raksa terlebih dahulu, supaya menyatu dan kelihatan besar. Setelah diproses menggunakan air raksa emas tersebut berubah warnanya menjadi silver, dan setelah dibawa ke pembeli,  emas tersebut dibakar hingga kembali menjadi kuning seperti layaknya emas pada umumnya.
Menurut penglihatanku selama aku tinggal dan sering mendulang pada masa kecil dulu, memang potensi emas di kali ini cukup besar. Dari aku SD emas-emas di kali ini sudah banyak dan hingga saat ini emas-emas itu tak kunjung habis. Setiap mendulang emas, para pendulang bisa mendapatkan butiran-butiran kecil emas murni yang terlihat seperti pecahan dari emas batangan, jika beruntung mereka bisa mendapatkan emas batangan kecil, potongan kalung, gelang dan cincin. Asal-usul emas batangan kecil-kecil dan berbagai perhiasan lain yang didapat saat mendulang tersebut sampai saat ini menjadi teka-teki.
“Emas-emas iki seko ngendi?” (Emas-emas tersebut berasal dari mana?)
“Opo iyo nang kali iki ono harta karune?” (Apa mungkin di kali ini ada harta karunnya?)
“Nak ono harta karune, terus nang endi harta karune?” (Kalau ada harta karunnya, terus di mana harta karunnya?)

Baca Juga  Pramuka Siaga, Cerdas dan Bersahaja

Inilah yang menjadi pertanyaanku dan teman-teman yang sampai sekarang belum terjawab. Entah sampai kapan teka-teki tentang keberadaan induk emas itu akan terungkap, mungkin jika ada orang yang dapat meneliti semua pertanyaan ini, akan terjawablah secara logis. Menurut cerita temanku yang sering mendulang emas, mereka pernah disyuting dan diwawancarai oleh beberapa wartawan televisi swasta untuk menanyakan sumber emas itu berasal. Pernah juga ada mahasiswa dari Jogjakarta yang datang untuk meneliti tanah di kali ini, namun teman-temanku tidak tahu hasilnya, karena tidak ada laporan dari hasil penelitian mahasiswa tersebut kepada masyarakat desa.
Ini mungkin salah satu potensi yang ada di Kabupaten Purworejo, tepatnya di Desa Hargorjo, jika ada tindakan lebih lanjut dari pemerintah, ini semua akan menjadi ladang penghasilan bagi masyarakat setempat. Tidak hanya di kali, ternyata kandungan emas di Hargorojo juga ada di tanah yang berada di bukit-bukit. Namun potensi emas yang ada di bukit-bukit itu sudah banyak dikeruk secara illegal oleh orang dari luar Purworejo. (RL)

Inilah foto-foto yang menunjukkan penambangan emas ilegal:

Seorang penambang emas lagi menggali tanah untuk diambil urat emasnya
Seorang penambang sedang menggali tanah untuk diambil urat emasnya

 

Tanah Hasil galian dipecah
Tanah Hasil galian dipecah

 

seorang penambang emas ilegal

 

Emas hasil tambang ilegal
Emas hasil tambang ilegal

Yang menjadi pertanyaanya sekarang,
Apakah hingga saat ini pemerintah sudah berbuat sesuatu untuk mengolah potensi ini? Dan mendiamkan orang luar daerah mengeruk hasil bumi Purworejo serta merusak lingkungan?

Foto Tambang Ilegal: Marifka Wahyu Hidayat/ Tempo.co

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here