Tradisi Suran Yang Masih Bertahan

5
356
Jaran kepang anak-anak (Reviensmedia.com/Anggi)

Oleh: Vikky Vidia Anggitirawati

Purworejo – Suran, menjadi salah satu tradisi leluhur yang kini mulai hilang. Tradisi yang bertujuan untuk meminta keselamatan dari Tuhan Yang Maha Esa, dilaksanakan pada bulan Suro atau Muharam. Itulah sebabnya tradisi ini bernama Suran. Biasanya, Suran dilaksanakan dengan melakukan doa bersama dan makan bersama atau yang sering disebut kenduri.

Jangan Bumbu Suro

 

Warga makan bersama
Warga makan bersama

Suran, menjadi tradisi yang khas karena ada masakan wajib yang harus disajikan yaitu sayur suro atau orang Jawa menyebutnya “jangan bumbu suro”. Sayur ini menjadi unik karena bumbu yang digunakan adalah bumbu rempah-rempah lengkap dengan bahan dasar tempe khusus yang disebut tempe bongkrek/ tempe gembus dan kecambah kacang kedelai atau toge dele. Cita rasa yang diciptakan sangat kental dengan rasa yang mirip jamu, sehingga banyak juga orang yang menyebutnya “jangan jamu”.

Baca Juga  Pameran Tunggal & Malam Amal Ni Wayan Supadmi

Dalam rangka Suran, salah satu warga Desa Popongan (Sarino/57) merayakannya dengan do’a bersama kemudian menggelar kesenian Jaran Kepang.

Grup Kesenian Jaran Kepang Turonggo Tresno Budoyo Pimpinan Bapak Santoso asal Desa Popongan Peraih Juara 1 Penyaji Terbaik Festival Tari Kerakyatan Tingkat Kabupaten tahun 2015, kembali hadir menyapa penonton dalam acara tersebut, Jumat (23/10/2015).

Baca Juga  Kuliner Tersembunyi, Rica-rica Menthok yang Menggugah Selera
Jaran kepang dewasa
Jaran kepang dewasa

“Acaranya menghibur, menarik, rame, bagus. Ya, bisa untuk melestarikan budaya juga” ujar Sidik yang menjadi salah satu penonton. Dengan adanya acara ini, diharapkan tradisi Suran dan kesenian Jaran Kepang asli Purworejo tersebut akan tetap ada sebagai warisan budaya yang perlu dilestarikan.

Comments

SHARE
Previous articleFILM DOKUMENTER: THE ACT OF KILLING
Next articleKomunitas Hidroponik Di Purworejo
http://reviensmedia.com/wp-content/uploads/2015/12/Logo-R-Reviens-Media-277x300.png
REVIENSMEDIA.COM hadir untuk menampung pemuda-pemuda kreatif, inspiratif se Indonesia. Keterbukaan, keragaman dan explorasi talenta adalah tujuan reviensmedia.com. Slogan kami adalah: Explorasi untuk Kebersamaan dan Harmoni. Selain web, media yang kita gunakan adalah media sosial lainya. Di media ini kami Bersama-bersama mengembangkan passion, dan karya yang kami hasilkan berupa tulisan dan audio visual. Kami tergabung dalam persahabatan dan karya di ajang Sahabat Reviens yang tersebar seantero nusantara seperti Jakarta, Kebumen, Pontianak, Bitung, Purworejo, Pekanbaru, Sumbawa, Bekasi, Depok dll.

5 COMMENTS

  1. berita yang lumayan, penyajiannya bagus. namun sepertinya menurut saya naskahnya kurang panjang. coba di bagian awal sedikit diberi prolog atau pengantar beritanya. tetap semangat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here