DPR Kecewa dengan PEMPROV SUMSEL

1
205
Bencana kebakaran hutan (foto: Act)

Reviensmedia.com, Sumatera – Kekecewaan yang dirasakan Ketua Komisi VIII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, terhadap Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang terlihat enggan membeberkan orang atau perusahaan yang diduga terlibat dalam pembakaran hutan dan lahan.

Komisi VIII sedang melakukan kunjungan kerja pada masa reses ke Sumsel untuk mendengar aspirasi masyarakat dan melihat secara langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan serta asap oleh pemerintah.

Komisi VIII meminta penjelasan tentang upaya yang telah, sedang, dan akan dilakukan BNPB dan pemprov dalam menangani bencana karlahut. Selain itu, Komisi VIII juga ingin mengetahui apa kendala yang dihadapi sehingga kebakaran belum bisa dipadamkan. Termasuk bagaimana koordinasi dengan berbagai pihak, terutama pihak swasta yang lahannya juga ikut terbakar.

“Rapat tadi sempat sedikit panas. Sebab, pemerintah provinsi tidak bisa memberikan data oknum atau perusahaan yang diduga terlibat pembakaran hutan dan lahan. Malah tadi, pak sekdanya mengatakan untuk soal ini harus hati-hati dan perlu waktu”. kata Saleh Partaonan Daulay, Ketua Komisi VIII DPR RI

Baca Juga  Gempa Maluku Tenggara Dan Ternate Tidak Berpotensi Tsunami

Jawaban seperti itu tentu tidak memuaskan. Pasalnya, di banyak media pemerintah sudah menyebut bahwa sudah ada beberapa oknum dan perusahaan yang telah diperiksa dan ditetapkan sebagai pihak yang bertanggung jawab. Namun, jika tidak diungkapkan secara jelas oknum dan perusahaannya, masyarakat tentu akan sulit untuk mengontrok dan mengikuti perkembangannya. Sementara, korban dan kerugian yang dirasakan masyarakat semakin luas.

Selain mendengar laporan dari kepala BNPB dan pemprov, komisi VIII juga berkesempatan untuk melihat langsung area kebakaran hutan dan lahan. Dengan naik helikopter, rombongan komisi VIII meninjau kebakaran yang masih terjadi di daerah kabupaten OKI.

Baca Juga  Launching Buku Mutiara Dari Bagelen

Saleh juga memuji Komisi VIII DPR RI mengadakan Kunker reses ke Sumatera Selatan. Selain ingin mendapatkan aspirasi masyarakat, kunker ini secara spesifik dilakukan untuk melihat secara langsung penanganan bencana karlahut dan asap oleh pemerintah. Hal ini dinilai penting mengingat desakan masyarakat yang luar biasa agar bencana ini segera diatasi.

“Kita mengapresiasi upaya TNI. Danrem di sini sekaligus ditugaskan menjadi dansatgas penanggulangan karlahut. Merekalah yang bekerja secara terus menerus di lapangan. Kita harus berterima kasih pada TNI yang kelihatannya tidak pernah lelah untuk terus bekerja”. Ujar Saleh Partaonan Daulay, Ketua Komisi VIII DPR RI,anggota F-PAN.(Ika)

Comments

SHARE
Previous articleHadapi MEA, UPT BLK Kab. Kebumen Adakan Pelatihan
Next articleKecelakaan Maut di Klapasawit, 1 tewas
http://reviensmedia.com/wp-content/uploads/2015/12/Logo-R-Reviens-Media-277x300.png
REVIENSMEDIA.COM hadir untuk menampung pemuda-pemuda kreatif, inspiratif se Indonesia. Keterbukaan, keragaman dan explorasi talenta adalah tujuan reviensmedia.com. Slogan kami adalah: Explorasi untuk Kebersamaan dan Harmoni. Selain web, media yang kita gunakan adalah media sosial lainya. Di media ini kami Bersama-bersama mengembangkan passion, dan karya yang kami hasilkan berupa tulisan dan audio visual. Kami tergabung dalam persahabatan dan karya di ajang Sahabat Reviens yang tersebar seantero nusantara seperti Jakarta, Kebumen, Pontianak, Bitung, Purworejo, Pekanbaru, Sumbawa, Bekasi, Depok dll.

1 COMMENT

  1. saya kurang setuju pendapat mas Eko, Indonesia tetap bersistem demokrasi, tapi demokrasi jujur bukan demokrasi rekayasa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here