Potensi Fishing di Pasir Mendit

0
398

Reviensmedia.com – Pasir Mendit itulah nama salah satu tempat yang perlu dipertimbangkan untuk para mancing mania yang ingin mencoba sensasi strike luar biasa. Pasir mendit adalah nama sebuah dusun di pesisir ujung barat provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang masih dalam wilayah Desa Jangkaran Kecamatan Temon Kabupaten Kulon Progo. Ekosistem khas pada wilayah pesisir ini adalah laguna, delta, terumbu karang, hutan mangrove dan bukit pasir. Wilayah yang berlumpur menjadikan daerah ini menjadi daya dukung sebagai ekosistem mangrove.

Keindahan sungai yang memukau benar-benar memanjakan mata saya waktu itu. Pohon mangrove yang berjajar rapi di tepian sungai, ikan predator yang tiba-tiba melompat tinggi ke atas air mengejar mangsanya dan burung-burung pantai yang sedang asyik menikmati santapan seadanya, membuat kegundahan hati saya perlahan luntur. Berbekal umpan racikan atau biasa disebut “pelet” saya mulai memilih lokasi yang tepat untuk memancing ikan blanak. Tidak hanya pelet, saya juga membawa udang hidup sebagai umpan untuk memancing ikan predator.

Baca Juga  JAKARTA MAKIN PENUH KAMPUNG MAKIN SEPI

Kondisi air laut yang sedang pasang membuat saya harus menyebrangi hutan mangrove yang cukup lebat untuk mencapai lokasi memancing. Perasaan was-was kadang muncul, takut kalau tiba-tiba ada ular atau mungkin buaya yang akan memangsa saya. Ya walaupun di Pasir Mendit ini jelas tidak ada buaya namun, kondisi rimbunnya mangrove dan perjalanan saya yang melewati air setinggi lutut orang dewasa, cukup membuat hati ini tak tenang. Berharap kondisi akan aman-aman saja, saya tetap melanjutkan perjalanan.

MEMANCING

CIMG8336

Lima menit kemudian, luar biasa. Kata itu yang terucap pertama kali ketika saya sampai di tempat yang saya tuju. Air yang jernih, deburan ombak kecil disertai ikan-ikan yang mengikutinya membuat saya semakin yakin inilah lokasi yang tepat. Air sungai di Pasir Mendit ini tergolong air payau, sehingga ikan-ikan yang habitatnya di laut masih bisa hidup di tempat ini. Tidak sabar ingin segera mendapatkan ikan, akhirnya joran pancing saya siapkan. Udang hidup menjadi umpan pertama yang saya lemparkan untuk mengincar ikan predator seperti mangar (mangrove jack), gatho (permit) dan kakap.

Baca Juga  5 Tahun Anniversary reviensmedia.com

Memancing

Setelah umpan di joran pertama telah mendarat di air, kemudian saya susul dengan umpan racikan/pelet di joran yang kedua untuk memancing ikan blanak. Pemandangan yang indah dan udara yang sejuk, tidak membuat saya bosan menunggu umpan saya disambar ikan. Mungkin sedang tidak hoki, hari itu umpan saya hanya dimakan ikan kecil-kecil saja. Matahari telah bersinar merah di ufuk barat, akhirnya saya memutuskan untuk segera mengemasi alat pancing dan segera pulang. Ya walaupun tidak dapat ikan besar, setidaknya saya melihat ikan-ikan besar itu berlalu-lalang dihadapan saya. Tidak ada kata pupus harapan, lain waktu saya akan datang lagi ke Pasir Mendit untuk merasakan strike dengan si predator mangrove jack. Anda minat, silahkan mencoba!

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here