Kamboja Untuk Negeri

0
148
Foto Koleksi Google

Karya: Qosim Jamaludin

Terrekam sajak lecek perjalanan pertiwi
Dari Mbah Karno sampai Pak Yono, masih sama
Hanya tinggi gedung dan jumlah pengemis berbeda
Dulu cukup satu atau dua

Sekarang, Berapa ????
Inilah negeriku ! negeri beribu kekayaan, berjuta kemiskinan.
Dari kain blancu berwarna putih merah berlogo, hasil menjual kambing
Sampai Putih abu-abu memudar
negeri sarjana pendidikan tak tahu cita-citanya namun selalu bertanya “apa cita-citamu ?“

Aku menjawab dengan senyum ketidak tahuan
Bingung bagai monyet mau ditembak
Aku pernah berangan menjadi presiden
Pemimpin bangsa berjuta pahlawan
Pahlawan nasional, pahlawan tanpa tanda jasa, pahlawan kesiangan, sampai pahlawan tak dikenal

Baca Juga  Syairku Lara

Bagaimana mungkin !! ketenaran pangeran Diponegoro tersingkir Naruto.
Negeri penuh gradasi kejujuran
Polisi dibuikan !
Hakim dihakimi !
Guru digurui !
Pengritik dikritik !!
Pendemo didemo !
dan pemimpin dipimpin !!

Kakek tersenyum dengan tetes air mata kemerdekaan
Menangisi gugur pahlawan pejuang sang dwi warna
Cucu menangis sedih, Lady Gaga gaga(L) manggung
Ibu sedih tidak dapat arisan
Dan ayah terdiam sertifikasi belum didapat.

Orang menganggap aku hebat karena mahasiswa
Beda apa mahasiswa dengan siswa ?
hanya gelar sebagai pembeda ???
Jangankan berorasi tentang kenaikan BBM
Absensi kehadiran pun dengan bolpoin pinjaman

Entah mimpi apa kusampaikan untuk ibuku..
Bila Tuhan hanya hadir di balik buku cetak sekolah
Ibuku pertiwi bersenandung kesedihan 20 mei.
Hari kebangkitan !!!!
Kebangkitan untuk siapa ?

Baca Juga  Renik Getar

Aku bingung..
Bak jarum jam berputar mencari tiga belas.
Haruskah kuucap “Inilah negeriku” beriring semangat kebanggaan
Atau berucap “inikah negeriku?” dengan penuh kekecewaan.

Hanya sebatas mimpi tentang negeri antah brantah kusampaikan
Negeri di mana kebo masih mau nusu gudel, dan kebo mau berbagi asam garam dengan gudelnya.
Negeri makmur gemah ripah loh jinawi
Negeri anjing dan kucing makan satu piring
Negeri tanpa permusuhan ideologi.
Bagai merapi dan merbabu !!!

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here