Kesetabilan Nasional Tanggung Jawab Bersama

0
285
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (Reviensmedia.com/RL)

REVIENSMEDIA.COM, JAKARTA – Demi menjaga kerukunan antarumat beragama, kementrian dalam negeri mengadakan acara pertemuan antara Pemda, tokoh agama, dan ormas keagamaan yang bertemakan harmonisasi kerukunan antarumat beragama pada Senin (22/12/2015).

Menurut Mendagri, Tjahjo Kumolo latar belakang diadakannya acara ini untuk memperkuat komunikasi yang tidak hanya melibatkan kepala daerah, kejaksaan, BIN, TNI, namun harus melibatkan tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.

“Hal ini harus kita bangun sampai tingkat desa, karena ancaman yang berkaitan dengan radikalisme, terorisme, maka peran tokoh agama sangat penting. Forum ini hanya mempertegas, bahwa tokoh-tokoh agama dan pemerintah memeliki tanggung jawab terhadap kesetabilan nasional, ujar kemendagri.

Untuk menangkal radikalisme dan terorisme ini tokoh agama sepakat melakukan pembinaan dari dalam, penguatan keimanan, serta ketakwaan, tambahnya.

Menurut ketua majelis ulama indonesia, Yusnar Yusuf, deklarasi kerukunan antarumat beragama tidak hanya berbentuk toleran, namun kerukunan yang kokoh antarormas dan majelis agama.

“Ketika ada sebuah dinamika yang terjadi di Indonesia, antarumat beragama maka diperlukan suatu deklarasi untuk kembali kepada kerukunan. Selama ini Indonesia sudah rukun, namun terkadang ada riak-riak kecil yang harus diselesaikan, dan itu kalau tidak diselesaikan sekarang itu akan terakumulasi menjadi sesuatu yang besar, sehingga akan sulit kita selesaikan, ungkap Yusnar.

Deklarasi kerukunan umat beragama yang ditanda tangain Kemendagri dan tokoh tokoh agama berisikan:

1. Bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang berketuhanan yang maha esa, yang menjunjung tinggi kebhinekaan dan kesetaraan di antara semua komponen bangsa.

2. Saling menghargai perbedaan ajaran agama dan keyakinan masing-nasing untuk menciptakan suasana damai dalam rangka menjaga persatuan, kesatuan, dan kedaulatan NKRI

3. Sanggup menjaga kerukunan kehidupan beragama, berbangsa dan bermasyarakat berdasarkan Pancasila dan UUD1945.

4. Menolak segala faham dan tindakan kekerasan/radikalisme dan terorisme dengan mengatasnamakan agama yang dapat menimbukan perpecahan di masyrakat dan mengancam kedaulatan negara kesatuan republik Indonesia.

5. Memelihara dan Mengembangkan nilai-nilai luhur sebagai landasan moral dan etika dalam membangun peradaban Indonesia.

RL

Comments

BAGIKAN
Berita sebelumyaBromocorah Apes Tiada Tara
Berita berikutnyaKekayaan Anugerah Kaum Difabel
http://reviensmedia.com/wp-content/uploads/2015/12/Logo-R-Reviens-Media-277x300.png
REVIENSMEDIA.COM hadir untuk menampung pemuda-pemuda kreatif, inspiratif se Indonesia. Keterbukaan, keragaman dan explorasi talenta adalah tujuan reviensmedia.com. Slogan kami adalah: Explorasi untuk Kebersamaan dan Harmoni. Selain web, media yang kita gunakan adalah media sosial lainya. Di media ini kami Bersama-bersama mengembangkan passion, dan karya yang kami hasilkan berupa tulisan dan audio visual. Kami tergabung dalam persahabatan dan karya di ajang Sahabat Reviens yang tersebar seantero nusantara seperti Jakarta, Kebumen, Pontianak, Bitung, Purworejo, Pekanbaru, Sumbawa, Bekasi, Depok dll.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here