Jakarta Tanpa Macet

0
360
Potret kemacetan Jakarta di siang hari

REVIENSMEDIA.COM – Macet macet macet, itulah pengulangan kata berkali-kali untuk membahas ibukota negara kita tercinta, Jakarta. Kalau membahas soal macet di Jakarta memang tidak ada habisnya, ibarat jalan tak ada ujungnya dan tidak akan habis untuk dibahas serta menikmati kemacetan Ibukota. Memang jalanan di Jakarta macetnya tidak ada habisnya, lancar sebentar macetnya membuat semua pengguna jalanan emosi. Tapi di sini saya tidak akan membahas mecetnya saja, mungkin semua orang sudah bosan dengan keadaan ini.

Potret kemacetan toll di Jakarta pada malam hari
Potret kemacetan Jakarta pada malam hari

Bosen dengan macet, males dengan kemacetan itu yang saya rasakan sebagai warga Jakarta, dan mungkin ini mewakili perasaan berjuta-juta penghuni Ibukota ini. Walapun bosen dan males, namun masih berada di Jakarta dan setiap hari masih berkutat dengan hal itu, kenpa? Karena saya dan mereka masih menggantungkan financial di pusat pemerintahan ini.

Berdasarkan pandangan mata saya, yang setiap hari menghabiskan waktu paling sedikit 1 jam di jalanan, hampir semua ruas jalan di Jakarta ini dipenuhi dengan pengguni jalanan. Terlebih di jam-jam berangkat kerja, dan pulang kerja. Ruas jalan yang dipenuhi penghuni jalanan di jam berangkat dan pulang kerja seperti jalur-jalur menuju kota penyanggah Jakarta, seperti Depok, Tangerang, Tangsel, dan Bekasi.

Banyaknya penghuni dan pendatang yang hanya bekerja di Jakarta, salah satu faktor kemacetan Ibukota. Namun jikalau jerih payah pemerintah dalam membenahi transportasi massal berhasil dan masyarakat menggunakan roda transportasi itu mungkin kemacetan akan mulai berkurang. Karena selama ini yang saya rasakan belum memadai transportasi masalnya. Hal itu mengakibatkan para penghuni jalanan ini memeilih menggunakan kendaraan pribadi.

Kendaraan pribadi, ya.. kendaraan pribadi adalah pilihan kami untuk menghantarkan ke tempat tujuan. Harga kendaran yang murah, Dp ringan, cicilan ringan, kendaraan type baru bermunculan tiap tahunnya, pajak murah. Itulah daya tarik penjualan kendaraan di Indonesia ini. Menurut data yang saya himpun dari berbagai sumber penjualan kendaraan bermotor per 2015 memang mengalami penurunan, dari tahun 2014, namun nampaknya walaupun menurun, namun harga dan kredit yang mereka berikan mudah terjangkau oleh semua kalangan masyarakat.

Bagaimana tidak macet, jika semuanya murah dan banyak type baru bermunculan serta hampir sebagian besar masyarakat kita konsumtif. Terlihat jika ada kendaraan baik mobil ataupun motor type baru dikeluarkan, tidak lama kendaraan kendaraan model baru itu akan terlihat berkeliaran di jalanan.

Ruas jalan pondok indah
Ruas jalan Pondok indah nampak lengan pada 25 Desember 2015 pukul 8 pagi

 

Perempatan Fatmawati nampak lengan pada 25 Desember 2015 pukul 8 pagi
Perempatan Fatmawati nampak lengan pada 25 Desember 2015 pukul 8 pagi

 

Sudahlah itu sekelumit cerita macet yang membuat kita bosen. Tapi kalau anda berada di Jakarta saat hari libur keagamaan, atau libur panjang anda akan melihat Jakarta sangat jauh berbeda dengan Jakarta sehari-harinya. Jalanan begitu lengang. Kita sebagai penghuni jalanan bisa kebut-kebutan, tapi jangan!! Ibaratnya truk tronton pun bisa jalan kencang, yang nggak bisa kita lihat saat hari biasa.

Namun, jika anda memutuskan untuk liburan atau pulang kampung, ya anda harus menikmati wisata macet. Seperti halnya libur natal pada tahun 2015 ini, semua pada pergi ketempat-tempat wisata dan pulang kampung, ya pulang kampung. Hal itu mengakibatkan kemacetan di jalur-jalur menuju temapat wisata ataupun tujuan mudik lainya, dan akhirnya Jakarta plongg…!!

Toll wiyoto wiyono dari arah Tanjung Priok Menuju Cikampek nampak padat pada hari kamis 24 Desember 2015. Nampaknya ini jalanan dipenuhi orang-orang yang akan mudik atau berlibur ke arah Jawa, saya dari Stasiun Senen menuju Kampung rambutan ditempuh dengan waktu 2 Jam, Ya 2 jam, padahal berangkatnya hanya 15 menitan. ini imbas hampir semua orang pada mau liburan panjang
Toll wiyoto wiyono dari arah Tanjung Priok Menuju Cikampek nampak padat pada hari kamis 24 Desember 2015. Nampaknya ini jalanan dipenuhi orang-orang yang akan mudik atau berlibur ke arah Jawa, saya dari Stasiun Senen menuju Kampung rambutan ditempuh dengan waktu 2 Jam, Ya 2 jam, padahal berangkatnya hanya 15 menitan. ini imbas hampir semua orang pada mau liburan panjang

 

Flayover simatupang dan toll jor nampak lengan pada 25 Desember 2015 pukul 7.30 pagi
Flayover simatupang dan toll jor nampak lengan pada 25 Desember 2015 pukul 7.30 pagi
Bawah flyover tb simatupang jalur Depok-PS Minggu
Bawah flyover tb simatupang jalur Depok-PS Minggu

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here