SEMOGA JOMBLO DISAYANG TUHAN

0
208
Illustrasi by Merdeka.com

Di Indonesia kaum jomblo adalah kaum yang termarginalkan seolah-olah mereka adalah kaum kurang beruntung, menderita, dan pokoknya jika ada sesuatu yang pantas untuk dibully secara terstruktur, sistematis, masif, dan membabi buta dialah kaum jomblo.

Lihat saja saat malam minggu, meme-meme yang sangat tidak baik untuk perkembangan psikologis jomblo gentayangan di facebook dan DP BBM ( kasihan..sini dik abang puk..puk..).

Kaum jomblo tenang saja, di sini saya tidak akan membully karena saya merasakan apa yang kalian rasakan saat dibully, begitu sakit dirasakan dan begitu sedih untuk dikenang. Saya menguatkan supaya bisa menjalani kejombloan dengan tabah dan menjadi High Quality Calon Mantu. Ayo teman-teman kita buat aksi solidaritas untuk jomblo #KamiTidakTakutJomblo sebagai bentuk kepedulian kita terhadap kaum jomblo.

Menjadi jomblo bisa disebabkan karena tiga hal, yang pertama karena prinsip tidak mau pacaran, yang kedua karena nasibmu yang kurang baik, dan yang ketiga adalah nasibnya yang sedang baik. Meskipun jomblo dianggap sebagai kasta terendah dalam strata sosial asmara di Indonesia, namun untuk beberapa alasan menjadi jomblo itu lebih baik.

Berikut alasan-alasan kenapa menjadi jomblo itu lebih baik. Saya tidak membahas secara agama ya, karena dalam agama hanya ada dua pilihan yaitu jomblo dan menikah, tidak ada istilah teman tapi mesra, Long Distance Relationship atau apalah istilahnya.
1. Memiliki kebebasan yang lebih

Baca Juga  Indonesia, Negara yang Besar Namun "Kecil"

Punya teman yang setelah punya pacar malah jarang kumpul buat sekedar ngemil kuaci atau ngrumpi soal Fedi Nuril yang sudah melepas masa jomblonya? Pasti punya. Banyak alasan diantaranya adalah karena birokrasi ijin untuk berkumpul cukup sulit sehingga temanmu memilih untuk sami’na wa atho’na terhadap pacarnya. Berbeda jika kamu jomblo, diajak makan ayo, liburan ayo, ikut organisasi ayo, nikah ayo #ehh. Saat masa liburan atau hari raya kamu juga tidak terlalu bingung membagi waktu untuk bepergian dengan pacarmu, family first. Intinya kamu tidak dipusingkan meminta ijin untuk hal-hal yang kamu sukai dan baik untuk diri kamu sendiri, dan bisa melakukannya dengan bebas tanpa memikirkan perasaan pacar, kebebasan disini kebebasan positif tentunya.

 

2. Lebih bisa menjadi diri sendiri

Dalam sebuah hubungan pasti banyak hal disuka maupun tidak dalam diri seseorang yang dianggap pacar. Akhirnya prinsiplah yang yang kadang harus menjadi korbannya. Apalah daya seorang jomblo akut yang mendadak bahagia karena mendapatkan pacar lalu ditembak dengan kata ”Kalau kamu masih seperti itu, kita putus!!”. Jika hanya karena ketakutan label jomblo sebuah prinsip digadaikan, maka jangan berharap bisa menjadi seorang jomblo revolusioner seperti Tan malaka atau Nyai Ontosoroh yang berpendirian “Jangan sebut aku perempuan sejati jika hiduphanya berkalang lelaki. Tapi bukan berarti aku tidak butuh lelaki untuk aku cintai”. Dengan menjadi jomblo kamu akan menjadi lebih leluasa menjadi diri sendiri tanpa banyak tuntutan ini itu dari pacar.

Baca Juga  Merubah Pola Pikir Untuk Hidup Sukses

 

3. Terhidar dari strees dan sakit hati

Aturan untuk laki-laki
Pasal satu, perempuan selalu benar.
Pasal dua, jika perempuan salah, kembali ke pasal satu.

Aturan untuk perempuan
Jika laki-laki setia, Hargai. Jika laki-laki mendua, maklumi.

Bisa dibayangkan bagaimana rapuhnya kalian jika punya pacar yang ngehek punya aturan di atas? Paling mentok nyanyi lagunya wali..”Emang dasar, emang dasar e dasar kamu bajingaaan”.

Sebenarnya ada banyak sekali hal-hal positif yang bisa diambil hikmahnya dari status jomblo namun menurut saya itu yang paling saya rasa (lalu kalian bertanya, penulis jomblo ya? Sambil kedip-kedip mata sebelah).

Akhir kalam semoga kalian diberi kekuatan dan ketabahan dalam menjalani kejombloan dan semoga selalu disayang Tuhan.

Comments

SHARE
Previous articleKabau Sirah VS Naga Mekes
Next articleIngin Hilang Ingatan
Lahir, tumbuh dan dewasa di Kebumen. Merasa dirinya sebagai kesayangan Tuhan karena selalu beruntung. Saat ini sedang belajar menjadi seorang suami profesional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here