Alunan Suara Dari Surga

0
256

Oleh: Shiwe

REVIENSMEDIA.COM, PURWOREJO – Minggu, 01 Mei 2016 saya dan sahabat saya berniat menikmati hari libur dengan mendatangi acara Car Free Day (CFD) di alun-alun kota Purworejo. Kami berangkat dari rumah pukul 05.30 dan sampai di tempat tujuan pukul 05.50 wib.

Setibanya di alun-alun kami memutuskan untuk berjalan memutari alun-alun sambil melihat-lihat situasi. Pagi cukup bersahabat, tidak terlalu dingin dan suasana di alun-alun belum begitu ramai. Kami bisa melihat kesibukan para pedagang yang sedang menyiapkan barang dagangannya. Mulai dari pakaian, berbagai jenis makanan, buku, macam-macam sayuran, mainan anak-anak, tas, barang-barang unik yang merakyat seperti anyaman dari bambu, bahkan sampai kulkas dan mesin cuci juga tersedia di sana. Benar-benar “Sale Pagi Hari”. Seperti pasar tumpah yang hanya ada di hari Minggu.

Baca Juga  PESEPEDA & MITOS KAUM BORJUIS BARU

Setelah puas melihat-lihat dan mengisi perut kami yang keroncongan, kami memutuskan stay di depan Kantor Bupati. Rupanya hari ini ada penampilan spesial Korps Marching Band Canka Lokananta dari Akmil Magelang.

Acara dimulai sekitar pukul 07.00 yang di buka oleh kelompok marching band dari SD Muhammadiyah Purworejo diikuti oleh kelompok marching band dari STM PN. Mereka bergerak dari sisi timur alun-alun Purworejo, memutar melewati kantor bupati, masjid agung, dan berhenti di depan rumah dinas bupati untuk menjemput Korps Marching Band Canka Lokananta.

Dan akhirnya yang di tunggu-tunggu pun tiba. Canka Lokananta mulai beraksi. Akrobatik yang di suguhkan sungguh memanjakan mata para penontonnya. Mereka meliuk, menari, di sepanjang jalanan dengan harmonisasi yang begitu selaras dan kostum yang elok, serta barisan yang rapi yang jadi ciri khas mereka.

Baca Juga  Surga Tersembunyi Di Purworejo

Penatarama (mayoret) dengan sigap dan menarik memainkan tongkat komando untuk mengatur barisan. Mereka juga mengatur urutan lagu, variasi akrobatik, juga memperingatkan para penonton untuk memberikan ruang gerak yang cukup bagi mereka.

Yang paling terlihat khas dan mencolok dari korps ini adalah kostum yang dipakai oleh penabuh bas drum dan beberapa tenor. Mereka menggunakan baju loreng bersayap dengan topi model kepala macan. Oleh karena itu mereka akrab disapa sebagai “Sang Macan Lembah Tidar”.

Alangkah menyenangkannya hari ini, berjumpa banyak teman dan menyaksikan langsung penampilan Korps Marching Band Canka Lokananta yang termasuk jarang tampil di Purworejo. Benar-benar sesuai dengan arti dari namanya, Canka Lokananta “Suara Dari Surga”

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here