Idola Baru Itu Telah Datang: Single Lagu “Jerawat” Bayu Cuaca

1
755

REVIENSMEDIA.COM, BALI – Tepat, 5 jam setelah dimuatnya “jerawat” ke laman social Youtube. Wow, langsung jezz,. Khas sekali alunan suara dan aransemen lagu ala Bayu Cuaca yang sudah mempunyai ciri dan identifikasi istimewa ini.

Alam, hujan dan harmony dengan sekitar. Karya dari mahasiswa S2 di ISI Denpasar yang melejit karyanya dengan judul Tunangan Langka, Gadis Kelinci, Hujan Gerimis dan banyak lainnya ini memang sekarang lagi digandrungi dan menjadi idola baru di Bali.

Bayu yang bernama asli I Nyoman Bayu Juniartha ini dalam pembuatan album dan lagu selalu dibantu dan dengan kerjasama yang apik dengan para sahabat, komunitas dan penggiat seni budaya di Bali. Dalam pembuatan video berjudul Jerawat ini, Bayu spesial dalam pengerjaannya dibantu oleh Oka Sudarsana sebagai Directed dan Mirah Sugandhi sebagai penulis naskah dan masih banyak sahabat kreatif dari Bali lainnya.

Baca Juga  Deni Junaedi : Berkarya Tak Usah Menunggu Kaya

Bayu dalam penggalan lirik lagu Jerawat masih khas yakni mempertahankan corak atau bahasa Bali sebagai bahasa kebanggaan, juga penguat kekayaan budaya dari Indonesia.

Ternyata eh ternyata Bayu Cuaca yang sekarang ini undangan dan reportasenya sudah sampai di televisi, radio dan pewarta seantero Bali dan juga penulis naskahnya Mirah Sugandhi yang juga seorang model, photographer, penulis dan pengusaha muda ternyata adalah sepasang kekasih.

Baca Juga  Peresean, Tarian Kuno Pelampiasan Rasa Emosional Raja Masa Lampau

Hmm..
Bali yang melegenda sebagai destinasi utama di Indonesia wisata dengan sejuta ragam pesona seni budaya. Museum Lukis tingkat dunia, seniman rupa, pelukis dan penulis muda yang bertalenta.

Kini harapan dan senyum sungging dari Pulau Dewata kembali merona dengan hadirnya sepasang muda-mudi bertalenta ini. Bayu Cuaca, dan Mirah Sugandhi.

Baca Juga  IKPM JATENG Persembahkan “Java Ethnic Artnival”

Paduan lirik lagu, aransemen musikal. Belum dengan bakat lainnya seperti sebagai model, photograper dan berkomunikasi yang baik menuju peradaban dan kejayaan kebudayaan Bali bisa kembali meranum.

Bali yang sekarang sangat-sangat dilematis dan memang harus menjadi perhatian segenap masyarakat juga. Properti, alih fungsi lahan dan kemajuan zaman, era globalisasi yang mengancam dan menghilangkan budaya khas serta karakter budaya setempat.

Ditunggu segera album baru ke 2 nya setelah Prakiraan Cuaca ya Bayu Cuaca. Dan salam semangat & prestasi. Banggakan Bali selalu.(ie)

Comments

BAGIKAN
Berita sebelumyaPenyesalan Lalu
Berita berikutnyaMenakar Nalar Perilaku Mengemis Bangsa Sendiri
Tiada hari tanpa inspirasi”.Jadi pemuda haruslah menginspirasi,unik dan bisa berkarya.Jangan standart dan kebanyakan saja.Ini yang jadi pijakan pemuda kelahiran Purworejo 30 Jully lalu.Menulis,jalan-jalan,diskusi adalah minatnya.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here