DIPANGKONG CARE BIKINNYE

0
364

Oleh: Budi Cesar

REVIENSMEDIA.COM, PONTIANAK – Tak habis-habisnya kita membicarakan Kota Pontianak, mulai dari ceritanya, makanannya, seni dan budaya yang multi-etnik, serta kecantikan para gadis-gadis ponti yang tak kalah bersaing dengan beberapa Kota yang terkenal dengan gadisnya, sebut saja Kota Bandung. Kali ini kita akan membahas soal makanan Khas Pontianak yang saat unik dalam pembuatan dan penyajiannya.Ya betul, tak ada yang lain selain Sotong Pangkong.

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh hikmah hal tersebut juga dirasakan oleh sahabat kita Bang Bagus dan Bang Rudi yang menjajakan Sotong Pangkong di deretan lapak-lapak Jalan Merdeka, yang selalu dipenuhi oleh para muda-mudi selama Bulan Ramadhan. Seperti yang dituturkan oleh Bagus (23), “Kalau selain Bulan Ramadhan di Jalan ini tidak ada yang menjual Sotong, adapun itu cuma beberapa pedagang dan tidak seramai ini.”

Jalan Merdeka adalah satu-satunya Jalan yang menyajikan pemandangan khas itu, pemandangan khas para penjajak Sotong Pangkong. Nyaring suara palu yang dipukulkan berkali-kali kearah Sotong yang sudah mengering menandakan hidangan tersebut sudah mulai dapat disajikan. “Sotong ini jika tidak dipukul-pukul begini, kita tidak bisa memakannya karena Sotong ini sangat keras.”

image

Lanjut pemuda yang baru saja lulus Sarjana Ekonomi Untan.
Proses pembuatannyapun sangat unik, pertama kita keringkan Sotong sampai benar-benar kering. Kedua, setelah kering Sotongpun masuk kealat penggilingan, supaya pipih. Ketiga, Sotong siap dijajakan. “Sotong ini bisa kuat berbulan-bulan jika setiap hari dijemur, jika tidak dijemur Sotong jadi lembab dan berjamur dan tidak bisa dinikmati karena sudah busuk.” Tutur pemuda yang menjajakan Sotong nya didepan Yayasan Pendidikan Bawari.

Setelah itu pada tahap penyajian, pertama kali Sotong dibakar terlebih dahulu. Kedua, Sotong yang sudah dibakar lalu dipukul-pukul atau kalau dalam bahasa Melayu disebut pangkong, sampai benar-benar lembut. Ketiga setelah lembut, Sotong Pangkong dapat dinikmati dengan direndam kedalam kuah sambel kacang dan kuah ebi yang pedas.

Harga Sotong Pangkong berkisar antara Rp. 15.000,- dengan ukuran kecil, Rp. 25.000,- dengan ukuran sedang dan dengan harga Rp. 35.000 dengan ukuran besar. Ada juga harganya sampai seratus ribu, itu dilihat dari tebalnya daging Sotong, makin tebal dagingnya makin mahal harganya dan makin capek penjual yang mukul sampai hancur.

Jika teman-teman berkunjung ke Pontianak khususnya saat Bulan Ramadhan mampirlah di Jalan Merdeka, yang dapat dijadikan salah satu destinasi tempat nongkrong seasik-asiknya sambil nikmatin Sotong Pangkong dan rasakan sensasinya.

Pontianak Punye Cerite.

Comments

BAGIKAN
Berita sebelumyaPUNAN DULAU
Berita berikutnyaPurworejo Menangis
http://reviensmedia.com/wp-content/uploads/2015/12/Logo-R-Reviens-Media-277x300.png
Pria yang memiliki motto dalam hidup lets life flow like a water Ini lahir di semarang, 20 juni 1987. Berpendidikan SH di universitas negeri semarang. Ia pernah magang advokad pada yayasan bantuan hukum adil indonesia, dan sekarang kerja di KPP Pratama Pontianak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here