Bangsa Indonesia Tak Memerlukan Apa-apa

0
219

Oleh: George Soedarsono Esthu
( Budayawan, Filsuf, Dalang Rennaisance. Tinggal di Jakarta Selatan
)

Bidang studi “Filsafat Ilmu Pengetahuan” (FIP), ada 3 (tiga) sesuai dengan sejarah pemikiran barat, karena memang berasal dari sana. Yaitu: manusia, yang mengembara di alam semesta, untuk kembali kepada Penciptanya.

Maka ada 3 bidang studi yakni: Filsafat Manusia, Filsafat Alam, dan Filsafat Ketuhanan. Nah agar dalam manusia mengembara di alam semesta untuk kembali kepada Penciptanya berjalan mulus, damai, dan aman, dilahirkanlah Filsafat Etika atau Filsafat Sosial.

Baca Juga  Sudut Pandang Pendidikan Saat Ini

Perkara pada kenyataannya umat manusia selalu berperang, ada banyak faktor penyebabnya. Faktor utama adalah kebutuhan kapitalis akan sumberdaya alam sebagai bahan baku untuk produksi pabrik-pabriknya.

Perang itu, sebetulnya adalah kelanjutan saja dari “Diplomasi”. Apa yang menyulut perang pertama kali? Desakan “Ekonomi” di Germania, keharusan-keharusan ekonomi, industrialisme, dan perdagangan.

Perang bisa dihindari kalau kapitalisme dibubarkan. Lalu apakah “sosialisme” adalah satu-satunya jalan keluar? Sudah terbukti bahwa “Sosialisme” yang pernah berhasil ternyata berubah menjadi “Diktator proletariat” seperti yang diusung oleh Lenin.

Baca Juga  Di Sebuah Pesta

Bangsa Indonesia mempunyai tokoh-tokoh yang briliant dalam merumuskan bagaimana mengisi kemerdekaan. Soekarno, Hatta, Syahrir, Tan Malaka, yang kesemuanya berfikir secara hegellian, dan dibuat praksis oleh Soedjatmoko secara indah pula.

Simak misalnya: “Kursus Pancasila” oleh Bung Karno pada 1958: Pancasila sebagai meja statis dan leitstar dinamis. Dan juga tulisan Soedjatmoko mengenai Etika Pembebasan. Disana sarat petunjuk praktis, tapi yang oleh sekolah-sekolah tidak pernah diajarkan.

Sumber:
George Soedarsono Esthu
www.chromplex.com/image

Comments

SHARE
Previous articleSitus Batu Kalbut di Kecamatan Ayah–Kebumen
Next articleStasiun Maguwo Lama, Satu-satunya Stasiun di Yogyakarta yang Terbuat dari Kayu
http://reviensmedia.com/wp-content/uploads/2015/12/Logo-R-Reviens-Media-277x300.png
REVIENSMEDIA.COM hadir untuk menampung pemuda-pemuda kreatif, inspiratif se Indonesia. Keterbukaan, keragaman dan explorasi talenta adalah tujuan reviensmedia.com. Slogan kami adalah: Explorasi untuk Kebersamaan dan Harmoni. Selain web, media yang kita gunakan adalah media sosial lainya. Di media ini kami Bersama-bersama mengembangkan passion, dan karya yang kami hasilkan berupa tulisan dan audio visual. Kami tergabung dalam persahabatan dan karya di ajang Sahabat Reviens yang tersebar seantero nusantara seperti Jakarta, Kebumen, Pontianak, Bitung, Purworejo, Pekanbaru, Sumbawa, Bekasi, Depok dll.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here