Lebaran menjadi momen paling baik untuk silaturahmi karena keluarga besar dan sahabat di rantau pulang kampung untuk merayakan hari kemenangan. Orang tua sibuk menyiapkan jamuan, membelikan baju lebaran baru, yang muda sibuk membuat agenda silaturahmi dan hendak kemana mereka akan berlibur. Itulah sedikit gambaran kesibukan masyarakat pada umumnya.

Ada kesibukan lain yang dilakukan sekelompok anak muda yang rela meninggalkan momen-momen lebaran demi sebuah pengabdian kemanusiaan, dialah PRAMUKA. Sejak seminggu sebelum lebaran mereka menyiapkan kebutuhan untuk mendirikan Posko Arus Mudik Lebaran, mereka menyiapkan segalanya dari setting tenda, melaksanakan pelatihan pengaturan lalu lintas, membuat jadwal piket, koordinasi, dan lain sebagainya. Rumah dan keluarga mereka berubah, posko yang berupa tenda keluarga menjadi tempat paling nyaman, para pemudik, tukang ojek, bakul gorengan, tahu Sumedang, kernet bus dan calo-calo yang berteriak lebih keras dari speaker mushola menjadi keluarga barunya.

Baca Juga  Kopi Pagi di Selatan Ibukota

PRAMUKA 1 (2)

Banyak hal yang dilewatkan selama mereka melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan. Sholat ied entah dimana, buka puasa tidak bersama keluarga, dengan sahabat-sahabatnya pun tidak berjumpa, salah siapa menjadi pramuka?

Sungguh kebanggaan luar biasa melihat kalian berjuang tanpa gaji, sepenuh hati berbakti dengan usia kalian yang masih sangat muda, apa kuat kaya mereka?? Hehe⁠⁠⁠⁠

Baca Juga  Along : Kesepian Dalam Kemeriahan Sail Selat Karimata

Comments

SHARE
Previous articleJAKARTA MAKIN PENUH KAMPUNG MAKIN SEPI
Next articleMeretas Hujan
Lahir, tumbuh dan dewasa di Kebumen. Merasa dirinya sebagai kesayangan Tuhan karena selalu beruntung. Saat ini sedang belajar menjadi seorang suami profesional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here