Penggalian Bakat Insan Muda Nusantara Lewat REACH 2016

0
189

REVIENSMEDIA.COM, BOGOR – Kembali telah berlangsung kegiatan positif yakni REady to Take A CHallenge. Atau disingkat REACH. Kegiatan yang sudah menginjak usia ke 25 tahun sejak REACH pertama diadakan di tahun  1986 lalu. Masih sama panitia dan lokasi selalu di Bogor, tepatnya di  Kompleks Kuil Myoganji, Megamendung, Bogor dan diikuti ratusan muda-mudi dari puluhan provinsi di Indonesia.

Macam-macam kegiatan positif, dan tentu saja arahnya untuk membangkitkan minat, atau passion dari muda-mudi peserta REACH 2016 ini. Beragam kegiatan seperti dance, musikal, film, teater, musik, komedi dan banyak lainnya. Di helat pada tanggal 20 sampai 26 Juni 2016. Para pengasuh dan pemandu acara atau pelatihnya juga tak tanggung-tanggung. Berkelas dan mumpuni di bidangnya.

Baca Juga  JEJAK CING PO LING DARI KESAWEN

REACH 2

Ada semisal Bapak Rusdi Rukmarata dari Eki Dance Company Jakarta dan Bu Aiko Senosoenoto. Para artis yang diundang untuk menjadi juri atau membagi-bagikan ilmunya juga tak kalah populer. Tercatat seperti ditahun-tahun sebelumnya ada semisal Julie Estelle, Cathy Sharon, Kikan Namara, Uli Herdinansyah, Oni Krisnerwinto, Excel Mangare dan banyak lainnya.

“ Untuk dapat pasangan hidup yang baik ya kudu kita punya interest yang banyak. Harus ada dinamika dan  bagus lagi jika ada sebuah dinamika untuk menajdi hidup yang lebih baik dan senantiasa bertumbuh” urai Bu Aiko sebagai Pandita Utama di sini. Dalam ajang REACH 2016 ini juara provinsi diraih oleh Kontingen dari Jawa Barat.

Baca Juga  Pameran Hanafi “The Maritime Spice Road” di New York

“Saya sangat suka dan antusias sekali mengikuti REACH 2016 ini. Dari Purworejo, ada 10 orang kawan-kawan kami yang ikuti acara ini di Bogor. Ada juga dari Jogjakarta dan Tegal” kata Ika dari Bagelen Purworejo.”seperti di utarakan ke kami.

 

Sumber Photo: Ika & Bu Aiko.

 

Comments

SHARE
Previous articleDari Puncak Paradewa Sampai Lumut Pita Di Karang Bolong
Next articleKekuatan Cinta di Curuk Siklotok
Tiada hari tanpa inspirasi”.Jadi pemuda haruslah menginspirasi,unik dan bisa berkarya.Jangan standart dan kebanyakan saja.Ini yang jadi pijakan pemuda kelahiran Purworejo 30 Jully lalu.Menulis,jalan-jalan,diskusi adalah minatnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here