Tiket Bayi Tanpa Kursi di Kereta

0
209

Oleh: Dewi Sutrisno

Perjalanan jarak jauh sekarang ini sangatlah mudah ditempuh oleh masyarakat ketika akan bepergian atau pulang ke kampung halaman. Berbagai moda transportasi umum baik darat laut dan udara sangatlah mudah dijangkau dengan ketersediaan yang sangat mencukupi kebutuhan masyarakat akan moda transpotasi jarak jauh, namun hal ini dikecualikan saat hari lebaran dan juga libur panjang ketika banyak masyarakat yang ingin pulang kampung atau berlibur ke luar kota, bukan hanya bus umum saja yang dulu sering dijadikan sebagai transportasi untuk bepergian jarak jauh karena dulu kreta api sangat tidak nyaman.

Hal ini disebabkan penuhnya penumpang dan berdesak-desakan. Perjalanan jarak jauh lebih dari 300 km dan juga jarak tempuh yang lama penumpang berdiri dan banyak pedagang kaki lima di batas kereta. Kereta api sekarang ini sudah sangat rapi aman dan nyaman, tidak hanya penumpang semua mendapatkan tempat duduk namun gerbong penumpang pun bersih dan juga ber AC di semua kelas kereta.
Di semua kenyaman yang sudah dilakukan perbaikan oleh manajemen PT Kereta Api Indonesia ada satu hal yang terlewatkan, yaitu kebutuhan tempat duduk bagi penumpang yang membawa bayi atau balita, mungkin hal ini tidak terlihat penting namun perlu diperhatikan karena menyangkut kenyamanan penumpang dan keamanan si bayi.
Perlu adanya tempat duduk kusus bagi balita dan bayi , tentu saja PT KAI harus menyedikan sarana ini.

Baca Juga  Berjalan 108 Km: Semangat Kebangkitan Nasional ke 108 Tahun

Penumpang akan rela membayar lebih untuk fasilitas ini, karena orang tua balita dan bayi menginginkan kenyamanan lebih bagi buah hati mereka. Bagaimana tidak betapa merepotkannya membawa bayi di dalam kereta dengan menggendong bayi dalam jangka waktu yang lama apalagi melebihi 7 jam perjalanan. Tentu hal ini sangat merepotkan.
Tempat duduk khusus penumpang dengan membawa bayi tentu saja dapat diberikan di kursi belakang dekat dengan toilet karena bagian ini lebih luas dibandingan area lain di gerbong kereta, sehingga dapat di letakan box bayi di kursi ini. Biasanya kursi dekat dengan penumpang ada area kosong sekitar 1 m di belakang kursi penumpang. Tidak ada salahnya area kosong ini dimanfaatkan sebagai kursi kusus penumpang dengan bayi, bagaimana tidak jika disediakan tiket inval/tiket bayi kenapa tidak disediakan fasilitas untuk bayi atau balita itu sendiri selain asuransi kecelakan diri, walaupun tiket bayi sendiri tidak dikenakan biaya, namun dirasa penumpang tidak akan keberatan jika dikenakan biaya namun dengan fasilitas kursi kusus bayi.

Baca Juga  Buku: Saatnya Bangkit! Seni Mengatasi Kegagalan Cinta dan Kehidupan

Comments

SHARE
Previous articleHampir Keren, Negeri Di Atas Awan
Next articleSejarah di Era Millenia & Hari Jadi Kotaku
http://reviensmedia.com/wp-content/uploads/2015/12/Logo-R-Reviens-Media-277x300.png
REVIENSMEDIA.COM hadir untuk menampung pemuda-pemuda kreatif, inspiratif se Indonesia. Keterbukaan, keragaman dan explorasi talenta adalah tujuan reviensmedia.com. Slogan kami adalah: Explorasi untuk Kebersamaan dan Harmoni. Selain web, media yang kita gunakan adalah media sosial lainya. Di media ini kami Bersama-bersama mengembangkan passion, dan karya yang kami hasilkan berupa tulisan dan audio visual. Kami tergabung dalam persahabatan dan karya di ajang Sahabat Reviens yang tersebar seantero nusantara seperti Jakarta, Kebumen, Pontianak, Bitung, Purworejo, Pekanbaru, Sumbawa, Bekasi, Depok dll.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here