REVIENSMEDIA.COM, NATUNA – Kabupaten Natuna adalah kabupaten didaerah perbatasan antara Negara Singapura dengan Malaysia salah satu gugusan pulau di Provinsi Kepulauan Riau. Dilansir dari Wikipedia.org Natuna berada pada jalur pelayaran internasional Hongkong, Jepang, Korea dan Taiwan. Terlebih kabupaten ini terkenal dengan penghasil minyak dan gas bumi.

Membahas soal kabupaten Natuna ada cerita menarik dari seorang kawan yang bernama Raja (21), dia merupakan asli Melayu yang mendiami Kabupaten Natuna tepatnya di Kecamatan Serasan. Penyu, adalah kata pertama kali yang dia ucapkan karena di kecamatan Serasan tempat tinggalnya merupakan habitat bertelur dari hewan yang bernafas dengan paru-paru ini.

Biasanya telur penyu berada di kedalaman setengah sampai satu meter, dan jika pencari telur penyu menemukan telur penyu yang lebih kecil dari ukuran telur penyu biasa, itu merupakan telur penyu berjenis penyu sisik yang terancam kepunahannya, maka status species ini tergolong kritis dan alangkah baiknya tidak memanen telur penyu sisik tersebut.

Seekor penyu setelah bertelur dia akan meninggalkan lubang galian atau sarang tempat menyimpan telur tersebut selama kurang lebih seminggu, setelah seminggu penyu tersebut akan kembali lagi untuk bertelur. Para pencari telur hampir setiap hari dapat memanem telur penyu ditempat berbeda.

Baca Juga  Megono, Makanan Rakyat Yang Meraja

Yang unik adalah cara pengolahan dari telur penyu tersebut dan cara memakannya, untuk pertama kali kita disuguhi telur penyu bayangan kita pasti bertanya “penyukan hewan yang dilindungi, dan tidak boleh diburu, lalu apakah ini boleh dimakan?.” Pertanyaan itu akan selalu teringat dibenak kita dan akan selalu was was saat kita hendap menyantap telur penyu. Baiklah kita terlebih dahulu tanamkan dalam benak kita kalau penyu adalah hewan yang terancam punah, jadi kita setidaknya tidak akan mencari santapan olahan penyu.

Berkaitan dengan artikel ini saya hanya mengambil sisi lain dari masyarakat kabupaten Natuna, yang menjadi kebiasaan mereka yaitu menyantap telur penyu. Cara membuatnya pun cukup gampang, pertama telur penyu direbus dengan air garam dan di campur dengan daun sereh, fungsi daun sereh ini untuk menghilangkan rasa amis dari telur penyu.

Cara makannya juga tergolong unik, pertama bisa dimakan dengan nasi dan telur penyu sebagai lauk nya yang kedua karena cangkang telur penyu yang tidak keras, tidak seperti telur bebek atau ayam pada umumnya, kita cukup menyobek sedikit cangkangnya lalu kita sedot sampai habis. Konon jika kita makan telur penyu ini vitalitas tubuh kita akan meningkat, terlebih jika kita akan melakukan hubungan suami istri maka telur penyu ini bisa dijadikan sebagai alternative dari obat kuat lainnya, seperti pasak bumi, tangkur kobra, tangkur buaya ataupun hajar jahanam.

Baca Juga  Nikmatnya Wisata Kuliner di Pasar Tradisional

Oke, kita kembali menelisik tentang keilegalan dari telur penyu ini, sebenarnya ada sistem perpajakan yang dikenai oleh para pencari telur penyu. Setiap kali pencari telur bekerja, harus membayar pajak atau retribusi di Kecamatan. Disamping itu ada ketentuan lain yang wajib tidak dilakukan oleh para pencari telur yaitu tidak diperbolehkan memburu penyu baik itu untuk diambil tempurungnya saja atau juga diambil dagingnya.

Banyak oknum yang tidak bertanggung jawab, merampas nyawa dari hewan yang dilindungi ini, biasanya oknum tersebut hanya mengambil tempurungnya lalu melepaskannya ke laut, alhasil penyu yang kehilangan tempurungnya tak akan bisa hidup lama dan akan mati di laut.

Melalui artikel singkat ini, marilah kita menjaga kelestarian alam dan ekosistem didalamnya, karena alam juga butuh keseimbangan. Jika penyu punah maka rantai makanan akan rusak yang akan berakibat keseimbangan alam terganggu. Maka jagalah alam sekitarmu dengan tidak mencemari pantai dan tidak berburu penyu dan telurnya. Save Our Earth

 

Oleh: Budi Cesar

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here