The Dead Class- Tadeusz Kantor Instalasi Pertunjukan Kolaborasi Hanafi & Lab Teater DKJ Jakarta

0
219

REVIENSMEDIA.COM, JAKARTA – “Die Tote Klasse.” The Dead Class (1975) merupakan proyek pertunjukan teater karya Tadeusz Kantor. Karya terkenal ini sudah dipentaskan lebih dari 1500 kali ( 1977- 1986). Di seluruh dunia. Dilihat sebagai post-dramatic awal dalam dunia teater.

Karya ini berangkat dari gagasan “kita tidak bisa kembali ke masa lalu.” Sejumlah orang dalam pertunjukkan ini setelah mereka tua, mereka rindu dan ingin kembali ke sekolah. Masuk ke kelas anak-anak. Suasana yang tragik, sedih dan sunyi mewarnai keinginan yang mustahil ini.

Baca Juga  MENGENAL LEBIH DEKAT VIHARA THAY HIN BIO BANDAR LAMPUNG

image

Pertunjukkan memang dibayangi dengan latar Nazi Hittler atau kehancuran Eropa dalam Perang Dunia ke 2 yang kelam. Salah satu artefak karya ini dikoleksi oleh Pinakothek Museum di Munich Jerman.

Tadeusz Kantor, seorang seniman Polandia, lulus dari Crascow Adacemy di tahun 1939. Selama pendudukan Nazi di Polanda, ia mendirikan Independent Teater .Menjabat sebagai Profesor di Akademy Seni di Krakow Polandia, Direktur teater eksperimental di Krakow dari tahun 1942-1944.

Baca Juga  Tradisi Wayangan dalam Merti Desa

Hanafi mengangkat kembali karya ini. Membawanya ke konteks lingkungan kita. Yaitu ke masalah pendidikan. Berangkat dari silogisme : ” Dunia pendidikan telah memberikan begitu banyak pengetahuan kepada kita sebanyak yang tidak bisa diberikan kepada kita.”
Hanafi berkolaborasi dengan Lab Teater Dewan Kesenian Jakarta untuk instalasi pertunjukan ini.

Sumber:
Komite Teater DKJ Jakarta
www.Culture.pl
FB Hanafi Muhammad

Comments

SHARE
Previous articleTelur Penyu : Olahan Ilegal Yang Menggairahkan
Next articleDi Atas Batu Menghitam
Tiada hari tanpa inspirasi”.Jadi pemuda haruslah menginspirasi,unik dan bisa berkarya.Jangan standart dan kebanyakan saja.Ini yang jadi pijakan pemuda kelahiran Purworejo 30 Jully lalu.Menulis,jalan-jalan,diskusi adalah minatnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here