Alasan Masuk Akal Cowok Bertahan, Walaupun Hubungan Tak Menyenangkan

0
339

Oleh: Yan Budi Nugroho

 

Dalam sebuah hubungan memang tak selamanya mulus dan indah. Tapi terkadang penuh dengan liku-liku yang secara tidak langsung memberi hikmah. Ntah itu berupa pengalaman atau hanya pelajaran hidup yang berharap tak akan terulang.

Baik buruknya sebuah kenangan tetap saja menyimpan keidahan yang semakin indah untuk di ulas. Bilang tentang kasus percintaan memang tak akan pernah habis, ada saja hal menarik untuk di bedah. Mulai dari ini itu dan lainya semuanya memikat untuk di putar ulang. Beberapa waktu lalu sempat terfikirkan oleh pikiranku.

Seakan ingin tau otak ini mulai menelusuri memori-memori lawas yang membayang di kepalaku. Berteman secangkir kopi otakku berselancar dengan tenangnya.

Dengan tertawa geli aku mencoba menerawang, betapa konyolnya waktu itu. Mencoba bertahan ketika ceweku pamit untuk break dan memilih untuk mejalin hubungan dengan pacar barunya. Lebih gilanya lagi aku masih tetap menyayanginya. Tapi itu sudah dulu, bukan sekarang hahaha.

Setelah aku berfikir ternyata aku menemukan alasan yang membuatku memilih bertahan ketimbang mengikuti cara dia. Pertama cowok memilih bertahan karena ia enggan untuk memulai hubungan baru. Hal ini masuk di akal, memulai hubungan baru berarti semuanya juga harus baru. Mulai dari awal lagi, perkenalan lagi pendekatan lagi, ngasih bunga lagi atau apalah yang di sukai cewek.

Terkadang hal-hal ini cukup membuang banyak waktu dan cowok akan lebih malas melakukan ini. Lebih baik sedikit menahan ketimbang memulai dari awal. Kedua sudah terbiasa bersama, biasanya akan terasa sangat berat jika hari-hari tak bersama canda guraunya. Entah lewat chat atau tertawa bersama sambil bersantap di pinggir jalan.

Baca Juga  Bunga Kehidupan dari Jero Padma Rajesvari

Yang paling mengena di hati, atau kata lainya tidak bisa dilupakan saat pasangan mengirimkan kata semangat. Atau sekedar bertanya kabar “kamu lagi apa? Udah makan belom, atau udah bangun belom. Selamat pagi, semangat aktivitas ya sayang” Hal-hal itu membuat kadang cowok berfikir ulang untuk meninggalkan pasangannya.

Ketiga, cowok juga tak mungkin bisa munafik, untuk mengaggumi kecantikan atau keanggunan pasangannya. Ia kadang berfikir ” apa mungkin aku akan mendapatkan wanita semanis kmu”? Apa mungkin aku akan memperoleh cewe sepintar kamu” pertanyaan-pertanyaan seperti itu akan berhias manis di kepalanya.

Bukan rahasia umum lagi di mungkinkan semua cwo akan berfikir seperti ini. Karena memang sudah menjadi hal yang membaggakan jika mempunyai pasangan yang manis,cantik dan anggun. Walaupun harus harus bertahan meski sudah tidak nyaman. Ke empat cowok terkadang tidak bisa menahan sakit hati jika pasangannya di miliki cowok lain atau sekedar jalan bareng.

Hatinya akan remuk redam, sisi ego dalam hal ini berbicara banyak. Bagaimana tidak, sungguh sangat menjengkelkan bila ini terjadi. Di samping menurunkan harga diri juga membuat perasaan cukup kesal. Jika saat ini sering di jumpai di tv, banyak cowok rela ceweknya di ambil orang itu hanya drama belaka. Pasa realnya tidak akan pernah terjadi. Bila sudah terjadi hal yang demikian, cowok lebih memilih untuk melakukan apa pun. Ketimbang pasangannya pindah tangan.

Kelima cowok biasanya mempunyai rasa takut yang berlebihan, ia kadang berfikir masih adakah yang suka setelah meninggalkan cewek ini? Lebih parahnya lagi cowok menganggap pasangannya yang sekarang itu sudah baik, akan kah mendapatkan yang baik lagi seperti dia? Hal ini lah membuat cowok berfikir untuk bertahan. Berjuta pasir di pantai dan berjuta pula bintang di langit.

Baca Juga  Purworejo Menangis

Tapi saat cowok di hadapkan dengan pilihan hubungan yang harus di ahiri, cowok berfikir ulang tentang kejelasan masa depannya. Adakah bunga yang indah di antara bunga lainnya yang indah yang sudah kumiliki? Apa mungkin ada yang lebih indah dari dia yang sekarang? Jika terus terbelenggu dengan berbagai pertanyaaan seperti ini maka jawaban nya pun tidak akan pernah ada. Ke enam cowok akan lebih terasa malas jika beradaptasi lagi dengan lingkungan cewek barunya.

Mulai dari adaptasi dengan keluarganya, sampai keluarga cewek barunya. Hal ini sangat membosankan, bagaimana tidak membosankan coba. Harus menata lagi hubungan, terkadang pula harus menjalani hubungan diam-diam karena tidak di setujui oleh keluarganya. Inilah kadang cowok mending memilih memperbaiki hubungan ketimbang mencari cinta yang baru. Ke tuju cowok juga manusia, di sisi positifnya ia memilih membina hubungannya ketimbang ikut pergi seperti yang dia lakukan.

Setiap cowok pastinya lebih memilih hal ini karena menganggap kepalang tanggung. Hubungan sudah berlangsung lama, tapi hancur gara-gara hal sepele. Biasanya cowok akan memperjuangkan hubungannya ini sekalipun meski tidak mempunyai rasa nyaman lagi. Itulah alasan cowok yang ku temukan dalam setiap memori yang pernah ku lakukan. Dalam menyudahi hubungan. Walaupun sebenarnya menyadari posisinya yang di ujung harga diri. Ku lanjutkan meneguk kopi kembali, sambil tertawa geli. Dab ternyata aku dulu seperti itu. Konyol bukan?

Comments

SHARE
Previous articleDi Atas Batu Menghitam
Next articleVan Laar: Kenangan Hotel Termegah Se Karesidenan Bagelen (Kedu)
http://reviensmedia.com/wp-content/uploads/2015/12/Logo-R-Reviens-Media-277x300.png
Yan Budi Nugroho, itulah kombinasi nama yang diberikan orang tuanya dan bapak Soekoso DM, seorang budayawan kota kecil Purworejo. Saat ini ia sedang menempuh perguruan tinggi jurusan pendidikan. Hobi: sepak bola, cita-citanya bisa nerbitin buku seperti novelis idolanya Habiburahman el-Zhirazy.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here