Lomba-lomba unik, yang bikin kamu kekinian saat perayaan kemerdekaan republik indonesia

1
1237

REVIENSMEDIA.COM, PURWOREJO – Masa sekolah tentunnya tak akan lupa dengan hal-hal seperti ini. Apalagi ketika memperingati perayaan kemerdekaan republik lndonesia yang setiap tahunnya jatuh pada tanggal 17 Agustus. Jika kalian dulu pernah merasakan bangku sekolah, terutama sekolah dasar pastinya tidak akan pernah lupa dengan adanya berbagai lomba yang diadakan.

Semua itu sungguh sangat menyenangkan bukan? Aku masih ingat betul, dulu waktu kelas satu SD aku juga mengikuti perlombaan semacam ini. Nah pada saat itu aku kebagihan lomba lari kelereng. Saking pengennya menang aku sampai curangi bu guru dan Pak guru. Yaitu dengan cara membawa sendok dan kelereng yang sudah aku lem. Tujuannya biar kelereng tidak jatuh, dan aku bisa berjalan dengan cepat.

image

Singkat cerita aku menang, menggondol juara satu dan berhak mendapatkan hadiah berupa buku tulis. Walaupun aku menang dengan cara curang, dan membohongi Pak guru dan bu guru, tapi jujur aku cukup senang. Berikut ini perlombaan yang mengingatkan masa indah di sekolah dasar. Lari kelereng, perlombaan ini selalu menjadi pilihan utama untuk anak kelas satu.

Keseruan dari lari kelereng ini adalah saat sudah mau finish tapi kelerengnya jatuh. Itu adalah moment yang sangat menjengkelkan tapi juga sangat menyenangkan. Menata korek api. Lomba ini cukup unik, dan mungkin hanya ada di lndonesia saja. Lomba ini bukan hanya kecepatan saja yang diperlukan tetapi ketelitian, kejelian dan kecekatan. Siapa yang lebih cepat maka dia yang akan menang. Memasukan pensil kedalam botol.

Baca Juga  Islam & Sufisme di Nusantara

Lomba ini biasanya diperuntukan untuk anak kelas 3. Walaupun kelihatannya sepele, tapi nyatanya tak sesepele yang dikatakan. Lomba ini membutuhkan insting yang kuat, tanpa itu akan sangat sulit memasukannya. Jika kalian semuanya pernah mengikuti lomba ini pasti saat ini akan tertawa.

Lomba makan kerupuk, adalah lomba yang mengasikkan sekaligus menggemaskan. Bagaimana bisa begitu? Bayangkan krupuk digantung tingginya sebatas hidung peserta lomba. Kemudian tangan dibondo (diikat di belakang). La yang bikin gemes lagi saat krupuk akan dimakan, tapi tambang yang buat ngantungin krupuk itu digoyang-goyang. Apa nggak pegel tuh, coba bayangkan.

image

Tapi inilah uniknya, Keceriaan dan kegembiraan pecah saat salah satu dari peserta berhasil memakan kerupuk sampai habis. Lari karung adalah lomba yang extrim tapi selalu ada dalam peringatan kemerdekaan republik Indonesia. Perlombaan ini walaupun sedikit berbahaya tapi sangat menyenangkan, hal yang paling ditunggu yaitu saat para peserta lomba terjatuh. Dan bangun lagi, jatuh lagi. Terkadang para peserta sengaja untuk melakukan itu, demi riuh rendahnya para penonton yang meneriakinya. Lomba pecah air, biasanya lomba yang menjadi favorit. Dilihat dari cara perlombaannya memang sangat menarik.

Baca Juga  Pameran Tunggal & Malam Amal Ni Wayan Supadmi

image

Tali panjang diikat dengan kuat, kemudian kantong plastik yang berisi air berwarna warni digantungkan pada tali tersebut dan batang daun pisang biasanya yang dipilih sebagai alat pemukul untuk memecahkan kantong air itu. Lomba ini diawali dengan memutar peserta sebanyak 5 kali putaran, dengan sebelumnya kedua matanya ditutup menggunakan kain dan tangan diikat di belakang (dibondo).

Hal yang paling menyenangkan, dalam perlombaan ini adalah ketika peserta lomba memukul kantong air yang kemudian pecah. Peserta lomba biasanya akan basah kuyub kena air berwarna tersebut. Jika sudah seperti ini, riuh rendahnya penonton menambah atmosfer kemeriahan. Itulah keceriaan yang tak akan pernah kalian punya. Jika tak merasakan bangku sekolah. Masa sekolah itu benar-benar sangat menyenangkan, apalagi saat perayaan kemerdekaan republik Indonesia ini sungguh kenangan hidup yang sangat berarti. Selamat ulang tahun negaraku. Dirgahayu untuk Indonesia.

Comments

BAGIKAN
Berita sebelumyaHoror in Love
Berita berikutnyaWR SUPRATMAN, PEMUDA DARI PURWOREJO PENCIPTA LAGU INDONESIA RAYA
http://reviensmedia.com/wp-content/uploads/2015/12/Logo-R-Reviens-Media-277x300.png
Yan Budi Nugroho, itulah kombinasi nama yang diberikan orang tuanya dan bapak Soekoso DM, seorang budayawan kota kecil Purworejo. Saat ini ia sedang menempuh perguruan tinggi jurusan pendidikan. Hobi: sepak bola, cita-citanya bisa nerbitin buku seperti novelis idolanya Habiburahman el-Zhirazy.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here