Pawai Akbar, 1 Muharram 1438 Hijriah

0
400

Laporan: Budi Cesar

REVIENSNEDIA.COM, PONTIANAK – Terdengar sayup-sayup dari kejauhan, suara rebana yang mengalun dengan ritme yang stabil, aku putuskan langsung beranjak dari tempat tidur untuk menilik asal suara sayup-sayup tersebut. Eh ternyata ini pawai budaya, yang aneh nya pawai tersebut berlatarkan Islam, nggak seperti biasanya yang lebih menonjolkan aspek kesukuan.

Nah, aku baru ingat setelah ada salah satu mobil peserta pawai berbentuk Kapal dan bertuliskan “Selamat Tahun Baru Islam 1438 Hijriah”, alamak…!!! aku bergegas mengambil kamera untuk mengabadikan moment tahunan ini. Sedikit terlambat dari ujung rombongan pawai, membuatku harus sedikit mengejar ketertinggalan.

Jalan Sohor, menjadi saksi bisu perhelatan akbar ini, aku mencari tempat yang agak longgar untuk dapat mengambil beberapa foto yang bagus, atau setidaknya buat mengabadikannya. Nampak antusiasme dari peserta pawai, dari dalam mobil yang telah dihias oleh berbagai ornament, terlihat salah satu peserta wanita menunjukkan wajah cerianya, berlenggak lenggok kepalanya bak penyanyi jaepongan, dia bersenandung sholawat dengan menabuh rebana yang ada ditangannya, yang membuatku geli adalah ternyata wanita tersebut tidak memilik gigi, ada sih cuma tersisa tiga gigi saja.

Akupun ikut mengiringi arakan pawai hingga sampailah ke Masjid Mujahidin, masjid terbesar di Kota Pontianak. Wah ternyata acara ini tidak main-main besarnya, tak hanya pawai saja yang digelar, tepatnya di pelataran parkir masjid Mujahidin festival kuliner, dan drumband pun ikut diperlombakan, bermacam doorprisepun juga turut dibagikan. Banyak peserta yang mengikuti acara pawai yang bertajuk “Pawai Akbar, 1 Muharram 1438” ini. Akan tetapi memang peserta mayoritas dari kalangan pelajar SMP dan SMU se Kota Pontianak.

image

Beberapa peserta yang mengikuti Pawai Akbar ini selain pelajar SMP dan SMU se Kota Pontianak diantaranya Dinas Pendapatan Daerah Kota Pontianak, Kecamatan Pontianak Tenggara, Paud Matahari, Yayasan Al-Azhar Pontianak, Majelis Ta’lim Masjid Nurul Jannah, Masjid Arrafiu’ul A’laa, Group Al Jasiyah, Masjid Husnul Khatimah Kel. Tambelan Sampit, PITI (Persatuan Islam Tionghoa Indonesia) dan beberapa majelis ta’lim lainnya.
Photo Booth, berada ditengah-tengah keramaian penyelenggaraan Pawai Akbar ini, banyak diminati oleh peserta, ada sesosok makhluk misterius yang ikutan eksis di stage tersebut, banyak peserta yang minta poto bareng mereka. Kemeriahan acara ini disambut dengan senyuman pedagang-pedagang makanan ringan macam roti bakar, tahu gejrot, teh ponti dan berbagai olahan sosis.

Acara tersebut kemudian ditutup dengan pembagian hadiah dari masing-masing pemenang kegiatan yang di lombakan, dari pawai nya, drumband nya dan pembagian hadiah pemenang undian doorprise. Ada satu quote yang menarik pada salah satu banner peserta pawai yaitu “Dengan Semangat Tahun Baru Islam Kita Tingkatkan Budaya Iqra Pada Generasi Muda Islam”.

Comments

BAGIKAN
Berita sebelumyaCitarasa Kolak yang Tak Kalah dengan Panganan Modern
Berita berikutnyaDalam Logika
http://reviensmedia.com/wp-content/uploads/2015/12/Logo-R-Reviens-Media-277x300.png
Pria yang memiliki motto dalam hidup lets life flow like a water Ini lahir di semarang, 20 juni 1987. Berpendidikan SH di universitas negeri semarang. Ia pernah magang advokad pada yayasan bantuan hukum adil indonesia, dan sekarang kerja di KPP Pratama Pontianak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here