Penemu Metode Hitung Metris & Suku Bunga Perbankan dari Purworejo

0
217

REVIENSMEDIA.COM, JAKARTA –  Banyak sekali ilmuwan-ilmuwan murni yang potensial dan tak kalah dengan luar negeri dari tanah air ini. Tapi kenapa ya terkadang keberadaan mereka seperti di anak tirikan, atau inventory atau penemuan nya tidak mendapat tempat?
Misal contoh ada Uda Ricky Elson dengan mobil listriknya, Pak Warsito penemu alat kanker dan banyak lainnya.

Nah, tapi Sahabat Reviens kali ini, kita menemui salah satu sosok ilmuwan matematika dan komputer yang selalu semangat dan menularkan optimisme. Tentu saja di bidang matematika, ilmu komputer dan semua yang ada kaitannya dengan Ilmu pasti. Stephanus Ivan Goenawan, Om Ivan, demikian akrab panggilnya. Adalah lelaki kelahiran Purworejo, dan menjadi Dosen teladan di Unika Atmajaya Jakarta.

Menghabiskan sekolah dari dasar hingga menengah di kota manggis ini. Lantas meneruskan ke jenjang sampai Master nya di ITB.

Baca Juga  JURUS MENIKAH AGAR BERKAH

Sudah banyak penemuan dan inisiasi yang di gagas oleh beliau seperti Rumus baru matematika yang dinamakan Rumus Metris atau Horizontal, sistem suku bunga terbaru yang sangat tinggi akurasi nya, atau technology fintech, penggagas Olimpiade Kreatifitas Angka dan banyak lainnya juga.

Beragam penemuannya ini selain memang dari passion dan hobby nya ternyata juga buah ketekunan dan peluh yang tiada henti mengalir dari nya.

“ Rumus matematika ini saja saya suka dan memang saya geluti hingga sempurnakan sejak saya ada di SMP. Tepatnya di SMP Bruderan Purworejo.” urai beliau.

Ilmu hitung metode metris sendiri adalah cara berhitung yang dilakukan secara mendatar menggunakan notasi pagar (I). Dan ini adalah penyempurnaan dari ilmu hitung metode vertikal.

Banyak sekali keunggulan dari metode ini, diantaranya lebih efektif atau cepat waktunya daripada sistem konvensional, ada nuansa hiburannya dan tidak tegang, mampu melakukan penghitungan perkalian melebihi kemampuan kalkulator 12 digit. Dan banyak lainnya.

Baca Juga  Kuntilanak Pengen Tenar

Beliau yang sudah banyak diundang di berbagai kampus, sekolah di Indonesia serta diliput berbagai media TV dan pewarta cetak ini pun rutin saban tahunnya mudik di rumahnya yang tak jauh dari Patung Biola WR Supratman, Pantok Purworejo.

“ Saya ingin kota tercinta ini menjadi Kota Pusat Pendidikan Matematika berkelas nasional Dik” Doanya dan kita kerja keras bersama.” tutupnya saat ditemui penulis di Jakarta atau saat beliau mudik ke kota tercinta ini.

Nah untuk sahabat-sahabat yang minat dan ingin jago matematika dengan cara hitung atau metode yang jauh dari kata membosankan atau bergabung dengan Klub Om Ivan bisa hubungi redaksi.
Salam super ! (ie)

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here