Menistakan Agama

0
176
Foto: alkhairiyah.or.id

Oleh: Dewi Surrisno

Menurut saya persepsi tentang penistaan agama banyak sekali pemahaman dan juga artinya luas, bagi sebagaian orang si penista agama harus dihukum walapun sudah meminta maaf namun sebagian lain memaafkan dan juga mendoaakan.

Apakah yang Anda bela saat berdemo ? Agama Anda, ketidak sukaan Anda terhadap salah satu pihak atau hanya sekedar meramaikan saja, tentu saja niatnya harus diluruskan dulu sebelum mengatakan Anda berdemo untuk jihad (ini masalah hati tidak seorang pun yang tau).

Berdosakah jika seseorang telah menistakan agama ? Kalau menurut saya tergantung kepercayaan dari si penista agama itu sendiri dan (ini juga bukan hak saya mengatakan seseorang itu berdosa atau tidak). Ya seperti kita kadang kita menganggap “ini itu” pemeluk agama lain dan mengkafirkan orang yang berkeyakinan berbeda dari kita atau bahkan terkadang yang berbeda pendapat dengan kita.

Lalu bagaimanakan jika seseorang yang telah mengucapkan kalimat syahadat namun tidak menjalakan kewajibannya sebagai seorang muslim ?

Baca Juga  PUNAN DULAU

Disini saya bukan pendukung Ahok atau pendemo. Hanya saja ketika ratusan ribu muslim turun ke jalan untuk mengadili pak Ahok atau mengharapkan pak Ahok untuk dihukum, mengapa tenaga dan semangat para pendemo tidak dialihkan saja untuk menggerakan cinta Al Quran dengan gerakan mengaji di lingkungan sekitar tempat tinggal sekitarnya.

Tentu saja dengan kegiatan ini akan mengajarkan masyarakat terutama anak-anak di lingkungan sekitar kita untuk gemar mengaji dan mencintai Al Quran agar anak- anak kita dapat mengamalkan dan menerapakan pada kehidupan sehari-hari. Agar di masa depan masyarakat kita lebih peduli dan menghormati juga mencintai Al Quran. Pemeluk agama lain juga menghormati islam karena kita sebagai seorang muslim senantiasa menjalankannya. Apa lagi yang lebih baik dari sebuah perbuatan yang kita perjuangkan dan mengamalkan apa yang kita pelajari.

Bisa dibanyangkan betapa banyak yang akan kita dapatkan dengan mengajak lingkungan kita untuk mengaji dan mengikuti pengajian. Tentu amalan ini juga tidak akan terputus walapun kita menginggat dunia karena nanti anak- anak yang belajar mengaji dan yang didik untuk mencintai Allah dan Al Quran akan terus mengamalkannya begitu lah harapan kita.

Baca Juga  Ngaji Kebhinekaan Bersama TGH Hasanain

Jika agama kita dinistakan oleh orang lain kita berteriak dan meminta keadilan lalu bagaiamana jika agama kita dilanggar oleh keturunan kita yang tidak menjalankan kewajibannya sebagai seorang muslim, apakah Anda akan berteriak seperti akan meminta mengadili seseorang.

Saya hanya seorang yang hanya sedikit paham tentang agama, saya hanya ingin mengungkapkan pendapat saya sebagai muslim yang awam. Saya hanya miris melihat di sekitar kita tempat mengaji sepi hanya sedikit yang belajar mengaji masjid pun tidak seramai saat kita mengaharapakan keadilan, namun kita hanya saling mencaci dan memaki juga merendahkan saudara kita yang sesama muslim hanya untuk mengadili seorang Ahok namun tidak melihat lingkungan sekitar kita dan keluarga kita untuk mengamalkan ajaran agama kita.

Comments

SHARE
Previous articlePOTRET
Next articleVIDEO: Eksotisme Keraton Mempawah Kalimantan Barat
http://reviensmedia.com/wp-content/uploads/2015/12/Logo-R-Reviens-Media-277x300.png
REVIENSMEDIA.COM hadir untuk menampung pemuda-pemuda kreatif, inspiratif se Indonesia. Keterbukaan, keragaman dan explorasi talenta adalah tujuan reviensmedia.com. Slogan kami adalah: Explorasi untuk Kebersamaan dan Harmoni. Selain web, media yang kita gunakan adalah media sosial lainya. Di media ini kami Bersama-bersama mengembangkan passion, dan karya yang kami hasilkan berupa tulisan dan audio visual. Kami tergabung dalam persahabatan dan karya di ajang Sahabat Reviens yang tersebar seantero nusantara seperti Jakarta, Kebumen, Pontianak, Bitung, Purworejo, Pekanbaru, Sumbawa, Bekasi, Depok dll.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here