Oleh: AiNadari

Dengan berbahan dasar kepala ikan kakap, salah satu menu di Rumah Makan Ulu Juku ini begitu menggugah selera makan. Terletak di Jalan Prof. Dr. Abdurrahman Bassalamah (dulunya Jalan Racing Centre) No 99A, Makassar.

Rumah makan yang menurut saya unik ini mempunyai 5 lantai, dengan Rumah Makan Ulu Juku berada di lantai pertama. Kenapa unik? Lihat saja pintu masuknya, langsung disambut dengan lucunya ikan (juku) dan menanjak.

image

● Bumbu Meresap
Menikmati ulu juku, akan mendapati lembutnya daging kepala ikan dengan bumbunya yang meresap hingga ke tulang. Saya bahkan tak berhenti untuk menyesapi tulangnya hingga bersih. Ditambah dengan kuah kekuningan yang gurih, sedikit asam dan pedas. Untuk lidah jawa seperti saya apalagi perut ink agak reweljika bumbunya tidak cocok, makanan ini aman. Begitu pula harganya, saya kira sangat worth it, untuk makan malam seenak ini di Makassar.

Baca Juga  Citarasa Kolak yang Tak Kalah dengan Panganan Modern

● Resep
Bahan
1 kg Kepala kakap.merah, belah dua.
4 buah Kemiri, haluskan
2 batang serai, memarkan
3 batang daun bawang, iris halus
1 lembar daun kunyit, potong
1 sdm air asam jawa
1 sdm garam (sesuai selera)
1/2 sdt gula (sesuai selera)
1 lt air
3 sdm minyak untuk menumis

Bumbu iris
5 siung bawang merah
2 siung bawang putih
2 buah tomat
5 buah cabai merah besar
8 buah cabai rawit

Baca Juga  Nasgor Pink Yang Feminim

Cara memasak
tumis bumbu iris sampai harum. Tambahkan kemiri, kunyit, daun bawang, daun kunyit, dan serai.
masukkan air asam jawa, gula, garam, tuang air, didihkan.
tambahkan kepala ikan, masak sampai matang.
untuk 5 porsi

Di tengah guyuran hujan Kota Makassar, ulu juku kali ini jadi teman yang sangat menyenangkan. Mampirlah ke sana, rumah makan buka sejak pukul 9 pagi hingga 10 malam.

Comments

SHARE
Previous articleMenjelma Senja
Next articleSURAT UNTUK SI GADIS KECIL
http://reviensmedia.com/wp-content/uploads/2015/12/Logo-R-Reviens-Media-277x300.png
Penulis yang bernama asli Miladani Iing Nadari ini tengah menikmati tugas barunya sebagai aparatur sipil negara (ASN) di Bumi Khatulistiwa. Sudah ada 14 karya yang lahir dari tarian jemarinya, antara lain Bintaro Spring Tide (Metamind, 2014), Padamu, dengan Sepenuh Hati (Mazaya Publishing, 2015), Sweet Pain of Horoscope (Pustaka Jingga, 2014), dll. Sangat senang bila disapa di FB, Instagram, atau Path dengan akun Miladani I. Nadari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here