Mitos dan Keindahan Curug Sido Asri

0
713

Laporan : Muh Khoirudin

REVIENSMEDIA.COM, PURWOREJO – Kota tua Purworejo menyimpan segudang cerita warisan nenek moyang. Bagaimana orang-orang pendahulu kita yang masih kental dengan aliran kepercayaan acap kali menciptakan sugesti yang luar biasa terhadap anak cucunya. Cerita atau pun mitos yang terbentuk oleh siklus alam masih menjadi pedoman oleh beberapa orang. Di zaman maju sekarang ini acuan yang terkehendaki oleh pemikiran-pemikiran moderen, sebuah mitos hanya menjadi pertimbangan saja. Percaya atau tidak tentang mitos tersebut jika itu sesuatu yang baik maka perilaku mencoba tentang apa yang ada dalam mitos tersebut akan dilakukan. Entah hasilnya nanti akan sesuai dengan apa yang ada dalam mitos tersebut itu menjadi harapan yang pasrah saja.

Hari Minggu di pertengahan bulan Januari tahun 2017 saya beserta rekan mengunjungi tempat yang berpotensi wisata, tepatnya di desa Sidoleren Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo. Kedatangan kami disambut hangat oleh Pemerintah Desa Sidoleren. Setelah berhenti sejenak di kantor Pemerintah Desa, kami pun diantar menuju lokasi wisata. Akses jalan yang masih apa adanya dan cuaca yang tidak mendukung menjadi kendala perjalanan kami. Namun semua itu tidak menjadi masalah yang berarti bagi kami. Canda tawa dan beberapa cerita tentang sejarah atau pun mitos yang ada di desa Sidoleren menjadi penghapus lelah dalam perjalanan menuju Curug Sido Asri.

image

Salah satu perangkat desa yang menghantarkan kami, dalam perjalanan bercerita jika mandi di Curug Sido Asri akan memberikan kasiat. Orang yang masih lajang jika mandi di curug dipercayai akan segera mendapat jodoh. Namun beliau juga berpesan, segala sesuatunya tetap kita kembalikan kepada Sang Pencipta. “Kita hanya ikhtiar, dan Curug Sido Asri hanya menjadi lantaran (perantara) saja”, ucap Kepala Dusun tersebut kepada kami. Beliau juga menambahkan kalau tidak mandi paling tidak cuci muka di curug tersebut, karena akan menambah aura kesegaran dan akan bermanfaat bagi tubuh kita.

image

Beberapa langkah kaki kemudian kami pun tiba di Curug Sido Asri. “Luar biasa, Tuhan menciptakan tempat seindah ini”, kata salah satu rekan kami. Batu-batu yang tertata indah serta rerimbunan pohon yang hijau benar-benar membuat hati merasa tenang. Indahnya air yang terjun dari tempat yang tinggi mengenai batu-batu di bawahnya selaksa mereka sedang berkata-kata. “Lepaskan penatmu, nikmati ciptaan Tuhanmu ini”. Beberapa masalah dan hiruk pikuk serta gejolak dalam tubuh serasa terhempas dan hanyut bersama aliran air. Kedamain jiwa dan ketentraman batin seraya kembali menghampiri serta melekat mengubah segalanya. Rasa adem ayem dalam bahasa Jawanya, akan kita dapatkan ketika menikmati indahnya Curug Sido Asri ini. Nyanyian burung-burung kecil yang menggema pun kian melengkapi indahnya suasana waktu itu, sehingga rasanya kami tak ingin hengkang meninggalkan Curug Sido Asri.

Namun, karena keterbatasan waktu akhirnya kami pun terpaksa mengakhiri rasa nikmatnya pesona alam yang berada di Purworejo ini. Semoga harapan Pemerintah Desa beserta jajaran yang terlibat dalam pembangunan tempat wisata Curug Sido Asri segera terealisasi dan berjalan lancar sehingga akses jalan menuju curug semakin nyaman. Bagi Anda yang ingin berwisata silahkan datang ke Curug Sido Asri dan bagi yang masih lajang silahkan coba buktikan mitosnya hehehe. Siapa tahu berkah dan lekas dapat jodoh. Amien.

Foto: Hasyim

Comments

BAGIKAN
Berita sebelumyaKapan Saya Merasa “Besar”
Berita berikutnyaWISATA TRAGEDI BATU SUMONG
http://reviensmedia.com/wp-content/uploads/2015/12/Logo-R-Reviens-Media-277x300.png
Pria yang akrab disapa Pinott ini lahir di Purworejo, ia memiliki hobby menulis dan berpetualang. Pendidikan terakhirnya S1 Bahasa dan Sastra Indonesia, serta memilik motto dalam hidupnya " Nikmati hidupmu, karena itu sebuah anugerah".

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here