Celana Dalam Si Tuyul Bau Pesing

0
296

Karya: Muh Khoirudin

Di bawah pohon besar berdiri si pocong yang sedang santai menikmati malam keramat. Raut muka si pocong gelisah dan wajahnya sedikit muram. Entah apa yang sedang dipikirkannya. Tiba-tiba si pocong bergerak aneh, hidungnya seperti sedang melacak sesuatu. Seketika wajahnya juga berubah ekspresi.

“Bau apa ini ya, tidak biasanya bakaran sesajen baunya kayak gini”, ucap si pocong.

Si pocong pun meloncat-loncat mencari sumber bau itu berada. Ia memutari pohon besar tempat tongkrongannya dengan rasa penasaran. Dinginnya malam tidak menghambat proses pencarian si pocong untuk menemukan bau aneh itu. Tepat pukul 00.00 ia beristirahat sejenak. Badannya terlihat lelah, ia pun bersandar pada pohon besar itu.

Beberapa detik kemudian datanglah si tuyul ke tempat tongkrongan si pocong. Wajahnya berseri-seri dan tampak penuh semangat.

“Cong. Hidup lo nggak asik banget ah. Masa bersandar di pohon? Nggak keren lo”, kata si tuyul meledek si pocong.

“Maklum yul, gua lagi gak punya sandaran hati. Alias jomblo. Jadi nyandarnya di pohon”, jawab si pocong.

Melihat keadaan si pocong yang sedang galau si tuyul pun mengajak si pocong duduk bersama.

Baca Juga  SEBAIT DOA ANTARA CINTA DAN KEYAKINAN

“Duduk sini aja cong, jangan kebanyakan melamun di situ entar kesambet (kesurupan)”, ajak si tuyul.

“Lo kira gua manusia, terus bisa kesambet gitu kayak yang di TV-TV? Yang biasa buat orang kesambet kan kita yul bangsa makhluk halus,” si pocong menjelaskan.

Tak lama mereka pun duduk berdampingan. Dan sama-sama diam.

Tik tok tik tok tik tok

Sudah 3 jam mereka duduk bersama tanpa ada sepatah kata yang keluar dari mulut mereka. Si pocong akhirnya mengakhiri puasa bicaranya.

“Kenapa lo diem yul? Lo galau juga gara-gara jomblo?”, tanya si pocong.

“Ha… ??? 2017, jomblo? Nggak gaul”, jawab si tuyul.

“Nah terus dimana pacar lo, kok gak ikut? Lagian lo kan masih kecil, nggak boleh pacaran keles. Nanti akan mengganggu sekolahmu”, kata si pocong sok bijak.

“Emang gua udah ditakdirkan kecil dari lahir sampai mati kueeeeelesssss. Wahh elo ngejek ciptaan Tuhan cong, awas kena azab lo”, ungkap si tu tuyul menakuti pocong.

“Sudah-sudah jangan berisik. Jawab pertanyaanku tadi”, perintah si pocong.

“Iya-iya sabar. Dia nggak ikut gara-gara celana dalamnya lagi dijemur. Pas bobok siang tadi tu dia ngompol, basah deh celana dalamnya. Itu kan celana dalam satu-satunya. Dari pada dilihat sama yang bukan mukhrim kan lebih baik ia di rumah. Begitu cong ceritanya.”

Baca Juga  Dialogis Sendu

“Sebentar yul. Celana dalam pacar lo dijemur dimana?” tanya si pocong.

“Nah tu di atas pohon tempat lo bersandar tadi”, jawab tuyul.

“Ha….. ????? Jadi bau aneh yang tadi ku cari-cari itu bau pesing celana dalam pacar lo?

“Iya cong. Hehehe

Akhirnya si tuyul naik ke atas pohon dan mengambil celana dalam milik pacarnya.

“Cong, belum kering nih”, kata si tuyul di atas pohon.

“Lo ngaku kekinian, tapi kok bego si yul”, ungkap pocong.

“La emang kenapa cong?” tanya tuyul.

“Lok jemur celana dalam itu siang hari yul. Kena panas matahari jadi kering. Mana ada jemur pakaian di malam hari?”

“Yang jemur celana dalam kan pacar gua cong, bukan gua. Jadi yang bego pacar gua cong” wkwkwkwkwk.

Gua mah pinter. Pinter nyuri, namanya juga tuyul. Hahaha.

Comments

SHARE
Previous articleNIKMATNYA DIBEGAL OLEH KEINDAHAN LAMPUNG
Next articleMasjid Santren Dalam Pusaran Perjuangan Bangsa
http://reviensmedia.com/wp-content/uploads/2015/12/Logo-R-Reviens-Media-277x300.png
REVIENSMEDIA.COM hadir untuk menampung pemuda-pemuda kreatif, inspiratif se Indonesia. Keterbukaan, keragaman dan explorasi talenta adalah tujuan reviensmedia.com. Slogan kami adalah: Explorasi untuk Kebersamaan dan Harmoni. Selain web, media yang kita gunakan adalah media sosial lainya. Di media ini kami Bersama-bersama mengembangkan passion, dan karya yang kami hasilkan berupa tulisan dan audio visual. Kami tergabung dalam persahabatan dan karya di ajang Sahabat Reviens yang tersebar seantero nusantara seperti Jakarta, Kebumen, Pontianak, Bitung, Purworejo, Pekanbaru, Sumbawa, Bekasi, Depok dll.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here