Belajar Bersetia di Seni Peran Ala Annisa Hertami

0
273

REVIENSMEDIA.COM, YOGYAKARTA – Annisa Hertami Kusumastuti, atau dipanggil Nissa, artis pendatang baru yang wajahnya cukup dikenal di beberapa film layar lebar berbau sejarah atau biopik. Alumni SMA 6 Jogjakarta dan MMTC Jogjakarta ini dalam hening memang terus dan progres berkarya baik seni peran, penulisan atau semua hal yang berkaitan dengan seni budaya.

Sudah banyak film-film yang dibintanginya, antara lain berjudul Soegija, Jokowi, Jenderal Soedirman, Aach.. Aku Jatuh Cinta, Pesantren Impian, Promise, Nyai dan banyak lainnya. Bakat seni Nissa bukan terlahir begitu saja, kecintaan dari hati dan bersetia dengan proses serta kecepatan untuk memahami hal baru atau penasaran akan hal baru membuatnya tak ada kesulitan memainkan berbagai peran dan bisa bertahan sampai sekarang. Atau menjalani kegiatan seni lainnya semisal menjadi penyair, MC, iklan, tari dll nya.

Diajeng Jogjakarta 2013 yang baru saja menyelesaikan shooting film berjudul Nyai: A Woman From Java ini mengatakan bahwa dasarnya dari ia suka bermain film saat kecil dulu sering bermain boneka kertas, dan ia berimajinasi dengan boneka itu. Baik dari dialog, teatrikal boneka dan banyak hal lainnya. Dalam Film Nyai Nissa mengaku adalah hal paling menantang. Bagaimana di dalam film yang menceritakan kehidupan seorang Nyai dengan suami Belandanya ini yang sudah tua dan sakit-sakitan. Shooting berlangsung selama 2 hari dan tanpa ada cut sama sekali.

Baca Juga  ‘INSIDE OUT’ DALAM TEORI SIGMUND FREUD

nyan fim

Nissa menambahkan kenapa kebanyakan ia memerankan film biopik, mungkin dengan karakter wajahnya yang lebih cocok dalam film biopik, meskipun ia tak pernah membatasi dalam hal genre film. Toh juga dalam kegiatan seni budaya apalagi ia sangat support dan tanpa sungkan untuk ikut dalam kegiatan di belakang layar.

Semisal dipembacaan puisi Bulan Purnama Rumah Budaya Tembi, Borobudur Writers Cultural Festival, menjadi MC di acara-acara seni lainnya baik di Kota Jogjakarta dan banyak lainnya. Sebagai penutup Nissa menambahkan dengan setia pada proses. Selalu fokus dan terus belajar, maka ia menemukan inti daripada ini semua yaitu ia tak hanya menikmati seni.

Baca Juga  Film Dokumenter: Lentera Jawa (The Passion of Dolalak)

Dalam hal ini sebagian besar seni peran atau kepariwaraan, puisi dll tetapi ia sadar juga bahwa seni adalah bagian dari hidupnya. Sampai kapan pun. Mimpi terbesar dan keinginan terdalam dari Nissa sampai saat ini ia ingin menyelesaikan beberapa judul buku projek pribadinya berkaitan dengan budaya, sastra serta beberapa pertunjukan dimana ia ingin sekali menjadi nahkoda utama, dan berbagi dengan seniman yang lebih muda guna transfer ilmu atau saling berbagi ilmu. Tetap semangat ya Nissa, harumkan film Indonesia dengan talentamu! (IE)

Sumber Photo: Twitter & Film Indonesia

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here