Pelukis Baron Basuning, Jefrey Sumampouw dkk Bentuk Tali Budaya

0
321

REVIENSMEDIA.COM, JAKARTA – Beberapa waktu ini telah terbentuk Paguyuban sosial yang bernama Tali Budaya.Tepatnya hari Sabtu 29 April 2017 Pukul 21.30 bertempat di pelataran Balai Budaya. Jl.Gereja Theresia no. 47 Menteng -Jakarta Pusat.

Tali Budaya ini sebagai suatu wadah sosial dari seniman untuk seniman, sebagai upaya untuk saling lebih peduli terhadap sesama pekerja kesenian dengan nama”Tali Budaya”.
Harapannya wadah ini bisa benar-benar menjadikan kita sesama seniman lebih peduli terhadap sesama.

“Paguyuban ini lepas dari urusan wacana senirupa apalagi politik dan vested interest lainnya” tukas Baron Basuning sebagai salah satu penggagas bersama Jefrry Sumampouw, William Robert dll nya.

Kronologis ide awal Tali Budaya seperti ini, di awali sesaat pembukaan pameran ” On The Right Moment” pelukis Setyoko dan FX Jeffrey Sumampouw, menjelang dinihari setelah acara curhat-curhatan tentang kawan-kawan yang telah berpulang, lantas tercetus gagasan untuk membentuk sebuah lembaga sosial antar seniman sebagai bentuk ikatan persaudaraan, saling bantu dalam suka dan duka.
Baron Basuning & William Robert memulai dengan pembukaan memulai pembicaraan dengan sangat indah, nasehat hidup “Roda kehidupan selalu berputar dan kita tidak tahu siapa berikutnya yang akan berada di bawah” membuka dengan sangat dramatik sesi ini.

Baca Juga  Arak-arakan: Sebuah Tradisi Khatmil Al-Qur'an

Kepergian Sudita Nashar, Adi Kaniko dan mungkin masih banyak lagi yang tak pernah kita tahu kondisi mereka diakhir hayatnya menyisakan penyesalan sekaligus semangat berbagi yang kuat ; saatnya ikatan persaudaraan antar seniman diperkuat agar tak ada lagi kawan yang sakit tak punya tempat berpaling, agar tak ada lagi anak anak yang ditinggalkan terlantar tak sekolah.

Baca Juga  K E R O K A N

Dan bagaimanapun sebuah gagasan indah, hanya bisa berjalan kalau ada yang bersedia bergerak memulai. Untuk itu sesuai janji menjelang dini hari di depan Balai Budaya, para pelukis, kurator, perupa Jakarta dan sekitarnya berkumpul lagi di Balai Budaya Jakarta lagi. Sabtu ini, 29 April pukul. 19.00 usai penutupan pameran Setyoko dan Jeffrey Sumampouw.

Berapapun yang hadir, seberapapun yang bersepakat mereka mulai saja niat yang indah tersebut. This is the right moment to start. Peace, love and familihood.

Sumber: Yenti Nurhidayat, Baron Basuning

Comments

BAGIKAN
Berita sebelumyaPameran Hanafi “The Maritime Spice Road” di New York
Berita berikutnyaMaritime Workshop & Grand Final Maritime Youth Competition
http://reviensmedia.com/wp-content/uploads/2015/12/Logo-R-Reviens-Media-277x300.png
REVIENSMEDIA.COM hadir untuk menampung pemuda-pemuda kreatif, inspiratif se Indonesia. Keterbukaan, keragaman dan explorasi talenta adalah tujuan reviensmedia.com. Slogan kami adalah: Explorasi untuk Kebersamaan dan Harmoni. Selain web, media yang kita gunakan adalah media sosial lainya. Di media ini kami Bersama-bersama mengembangkan passion, dan karya yang kami hasilkan berupa tulisan dan audio visual. Kami tergabung dalam persahabatan dan karya di ajang Sahabat Reviens yang tersebar seantero nusantara seperti Jakarta, Kebumen, Pontianak, Bitung, Purworejo, Pekanbaru, Sumbawa, Bekasi, Depok dll.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here