REVIENSMEDIA.COM, JAKARTA – Abstraksionisme adalah berupa diri abstrak itu sendiri. Jutaan penafsiran dan telaah banyak menyimpulkan akan istilah ini. Betapa kesemuanya menggambarkan atau symbolitas dari Tuhan Agung yang Maha Mencipta dalam memberikan sebuah anugerah dan talenta kepada perupa, pelukis yang bertekun di bidang ini.

Berpacu dengan talenta dan teknik tinggi yang ia kuasai. Serta keteguhan sekaligus kemampuan adaptasi dalam memahami berbagai macam realita kehidupan untuk menjadi sumber inspirasi bisa kita temukan pada sosok lelaki, pelukis abstrak terdepan di Nusantara ini.

Baron Basuning semenjak 1998 tetap teguh dan beragam pameran tunggal atau bersama baik di dalam atau luar negeri barangkali bisa memberikan satu cermin kepada kita. Terutama anak-anak muda yang mula akan terjun di dunia per kanvasan ini.
Alumni dari Sekolah Tinggi Publisistik dan Fresno City College, Fresno-California, USA (1986) ini adalah salah satu pelukis abstrak Indonesia yang genius. Ia adalah salah satu asset negeri ini, terutama dari Bhumi Sriwijaya yang dipersembahkan untuk Indonesia tercinta.

“Pada beberapa karya abstrak Baron, ada yang menggunakan intelektualitas dan terkadang mengganggu.

Beberapa karyanya yang lain justru terbebas. Ruang kejiwaan untuk karya seni abstrak sebaiknya harus diberi hak sebesar-besarnya untuk menuangkan karyanya,”urai perupa senior dan pengamat lukisan, Sri Warso Wahono
“Cara masuk untuk menyelam ke dunia abstrak Baron adalah membaca batin serupa, namun secara abstraksi pula mengikuti gerak kuas dan sapuan tegak lurus, kadang tipis namun tetap tanpa warna campuran yang keruh. “ tambah dari Romo Mudji Sutrisno Rohaniawan sekaligus Budayawan.
Pun sama, Edi Soetriyono. Kurator senior mengatakan: “Bahwa semua nalar atau genre untuk karya seni terus berputar. Prometeus yang penglihatannya kerap diambil Gagak hitam akan terus tumbuh menjadi baru. Api Prometeus, semangat itu tak pernah berakhir, melainkan sesungguhnya berulang dan terus berputar, menemukan bentuk yang baru, melahirkan kembali sesuatu yang baru. Dan ini pasti akan di jumpai dalam pameran-pameran atau karya dari Baron Basuning ini.”

Baca Juga  Cara Jitu Ungkap Kebohongan

Bapak 2 putra dan putri ini mengajarkan bagaimana unggulnya daya cipta dan karsa sejatinya semua hanya sebuah perwujudan dan keagungan Tuhan. Semuanya ini bisa tidak untuk memperteguh akan ke Esa an dan menambah kepekaan manusia akan beragam fenomena dan realita hidup di bangsa ini.
Sebagaimana dikutip dari pendapat Edy Soetriyono lagi bahwa abstrak tak pernah mati. Yang namanya abstrak dalam perkembangannya tidak pernah tinggal sebagai wujud kreativitas para seniman. Ada abstract expressionism, ada abstrak geometric, abstract imagis, ada action painting, suprematism, color field, lyrical abstraction, pat painterly abstraction, lachism, the irascibles, dan banyak lagi.”

Baca Juga  Reagge, Kebebasan Mengekspresikan Seni

Baron Basuning yang talenta nya mengingatkan pada pelukis-pelukis abstrak Indonesia sebelumnya dan generasi awal semisal Affandi, Abas Alibasya, Fadjar Sidik, Nashar ini memang selain di anugerahi Tuhan talenta brilian juga banyak faktor diri lainnya.Persinggungan hidup di antara jiwa Sriwijaya, jiwa Mataram yang halus juga dipadukan dengan pola dan nalar berfikir Barat. Khususnya The Golden State California.

Kesemuanya ini meghasilkan output, ide dan sentuhan khas pada karya-karya nya yang gemilang. Salah satu pesan special kepada penulis dan anak-anak muda ialah” Tetaplah kamu rendah hati di puncak karirmu. Dan selalu bersosial lah yang baik. Urainya sebelum balik ke Jakarta dari perjalanan dari Jogjakarta dan Palembang ini. (ie)

Disarikan dari berbagai sumber & Baron Basuning

Comments

SHARE
Previous articleEtawa Adventure ajak siswa-siswi MTs N Prembun mengenal “Clorot” sebagai makanan tradisional Purworejo
Next articleKopi dan Jaringan Islam di Nusantara
http://reviensmedia.com/wp-content/uploads/2015/12/Logo-R-Reviens-Media-277x300.png
REVIENSMEDIA.COM hadir untuk menampung pemuda-pemuda kreatif, inspiratif se Indonesia. Keterbukaan, keragaman dan explorasi talenta adalah tujuan reviensmedia.com. Slogan kami adalah: Explorasi untuk Kebersamaan dan Harmoni. Selain web, media yang kita gunakan adalah media sosial lainya. Di media ini kami Bersama-bersama mengembangkan passion, dan karya yang kami hasilkan berupa tulisan dan audio visual. Kami tergabung dalam persahabatan dan karya di ajang Sahabat Reviens yang tersebar seantero nusantara seperti Jakarta, Kebumen, Pontianak, Bitung, Purworejo, Pekanbaru, Sumbawa, Bekasi, Depok dll.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here