Heboh !!! Kemeriahan Pemutaran Film “Negeri Dongeng”

0
599

REVIENSMEDIA.COM, PONTIANAK – Negeri Dongeng merupakan film yang diambil dari kisah nyata, dimana sekelompok pemuda yang menamakan dirinya AKSA 7, melakukan pendakian 7 gunung tertinggi yang ada di Indonesia. Ketujuh gunung tersebut adalah, pertama dimulai pada bulan November 2014 menuju gunung kerinci, kedua dilanjutkan ke Gunung Semeru pada bulan Desember 2014, yang ketiga Januari 2015 melakukan pendakian ke Gunung Rinjani, Februari 2015 ke gunung Bukit Raya, Mei 2015 ke gunung Rantemario (Latimojong), November 2015 ke Gunung Binaiya dan terakhir yang ketujuh ke Gunung Cartenz, Papua pada bulan april 2016.

Film ini tidak hanya menggambarkan keindahan dari alam Indonesia saja, namun sisi menarik yang dapat disaksikan adalah Proses perjalanan dan komunikasi antar personil dalam mencapai tujuan mereka yaitu, mendaki ke tujuh puncak tertinggi di Indonesia dan melihat kehidupan masyarakat Indonesia lebih dekat terutama masyarakat pegunungan dari segala segi, terutama pendidikan dan bagaimana cara mereka hidup ditengah keterbatasan.

“Yang lebih menarik adalah proses pembelajarannya karena ini merupakan sebuah perjalanan untuk membuat sebuah film dengan secara jujur dan gotong royong. Suka dukanya bukan naik gunungnya tapi bagaimana kita bisa mempertahankan semangat dan energy untuk menyelesaikan apa yang telah kita mulai” pungkas Teguh “Bungbegs” Rahmadi.

Sore itu Jumat tanggal 20 Oktober 2017, salah satu sudut XXI A Yani Mega Mall Pontianak ramai dengan digelarnya pemutaran film “Negeri Dongeng”. Acara yang bertajuk Gotong Royong Nonton Bareng Film “Negeri Dongeng” ini di inisiasi oleh volunteering local dengan otorisasi dan izin dari Aksa Bumi Langit (AKSA 7) selaku pemilik film Negeri Dongeng.

Baca Juga  Film Negeri Dongeng: Melihat Indonesia Lebih Dekat

Tujuan dari digelarnya acara pemutaran film negeri dongeng ini adalah untuk mengembangkan potensi relawan (volunteer) local untuk memaksimalkan dampak dari nilai dan semangat yang terkandung di dalam film Negeri Dongeng tersebut. Tak pelak kemeriahan pemutaran Film Negeri Dongeng ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Pontianak, Bapak Kartius.

“Negeri Dongeng ini saya katakan layak untuk ditonton, merupakan suatu inspirasi untuk generasi muda dan untuk bangsa ini karena dalam film ini pertama menunjukkan ketangguhan, kerja keras dan semangat baja dari kalangan anak muda untuk mencapai satu cita-cita. Karena apa? Cita-cita ini bisa dicapai karena ada perjuangan dan pengorbanan.” Ungkap Bapak Kartius.

Oleh karena itulah Gotong Royong Nonton Bareng Film Negeri Dongeng dilaksanakan dan hanya dilaksanakan di kota-kota yang memiliki putera-puteri daerah yang mau berjuang bersama. Sejalan dengan Bapak Kartius, salah satu punggawa dari Aksa Bumi Langit (AKSA 7) Teguh “bungbegs” Rahmadi mengungkapkan “Disini ada sebuah edukasi dimana kita bisa melihat Indonesia melalui tujuh mata kamera, dimana kita bisa menggambarkan bahwa Indonesia adalah Negara yang kaya dan layak dijaga oleh generasinya. Apa yang dimiliki oleh Indonesia penting untuk dikenal dan dipahami dan dijaga oleh generasinya.”

Baca Juga  SCREENING FILM DAN YOUNG LEADER AWARD MEWARNAI FAKULTAS HUKUM UNNES

“empati, toleransi dan gotong royong sepertinya sudah luntur di kehidupan kota. Padahal gotong royong adalah budaya negeri. Semoga film ini dapat membangkitkan lagi semangat gotong royong, membangun empati dan toleransi terhadap lingkungan sekitas.” Pungkas anggi Frisca, Sutradara Film Negeri Dongeng.

Kemeriahan terasa ketika teman-teman Komunitas Pendaki Kalimanatan ikut menyuarakan dukungannya terhadap pemutaran Film Negeri Dongeng tersebut. “Film ini sangat memotivasi, karena di Kalimantan sendiri khususnya Kalimantan Barat yang banyak disorot adalah perkebunan dan pertambangan yang ada efek buruk pada pelestarian alam jadi kami sebagai penggiat alam ini bisa lebih berusaha melestarikan alam.” Ujar Bayu, Komunitas Pendaki Kalimantan.

IMG_20171021_080030

Film yang berdurasi 1 jam 44 menit ini dibintangi oleh personil AKSA 7 yaitu Anggi Frisca (Sutradara), Teguh “Bungbegs” Rahmadi, Jogie KM Nadeak, Rivan Hanggarai, Wihana Erlangga, Yohannes Patiassina dan Chandra Sembiring. Film ini juga menghadirkan public figure diantaranya Nadine Candrawinata, Medina Kamil, Matthew Tandioputra dan Darius Sinathrya.

Alam Raya yang semakin keropos oleh ulah tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab, dari film inilah kita diajarkan bagaimana untuk dapat menghargai kestabilan alam. Bersahabat dengan alam cukup dengan melestarikan, merawat dan melindungi bukan dengan cara eksploitasi besar-besaran dan membuang sampah sembarangan. Lestariakan Alam mu, agar kau juga dilestarikan oleh Alam.

Penulis: Dewi Chaula
Editor: Muh Khoirudin

Comments

SHARE
Previous articleUndang 9 Negara, Ponpes Assalam Perkenalkan Budaya Indonesia
Next articlePENGAJARAN BAHASA INGGRIS UNTUK MENDUNIAKAN KEARIFAN LOKAL
http://reviensmedia.com/wp-content/uploads/2015/12/Logo-R-Reviens-Media-277x300.png
REVIENSMEDIA.COM hadir untuk menampung pemuda-pemuda kreatif, inspiratif se Indonesia. Keterbukaan, keragaman dan explorasi talenta adalah tujuan reviensmedia.com. Slogan kami adalah: Explorasi untuk Kebersamaan dan Harmoni. Selain web, media yang kita gunakan adalah media sosial lainya. Di media ini kami Bersama-bersama mengembangkan passion, dan karya yang kami hasilkan berupa tulisan dan audio visual. Kami tergabung dalam persahabatan dan karya di ajang Sahabat Reviens yang tersebar seantero nusantara seperti Jakarta, Kebumen, Pontianak, Bitung, Purworejo, Pekanbaru, Sumbawa, Bekasi, Depok dll.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here