Hadir dan “Kepergian” mu

0
462

Engkau hadir bak laju cahaya, begitu cepat hingga tak terlihat

Mengalir dalam denyut raga, menyatu dalam dada

Memberi warna lain dalam bola mata yang hanya berwarna hitam dan putih

Engkau memberi gejolak hati penuh liku

Dan…

Kehadiran yang begitu cepat, begitu pula dengan “kepergian” mu

Tak sempat ku bersukaria penuh canda tawa dalam satu “ikatan”

Dan hanya dapat merasakan aliran itu begitu derasnya dalam denyut nadi ini

Dan..

Engkau akan menjadi kenangan terindah dalam hidup

Engkau akan menjadi cerita gejolak penuh warna yang akan terus membekas dalam hati

 

***
Narasi Kesedihan

 

Bait demi bait ku baca penuh teliti buku kehidupan ini

Namun, tak ada kata yang dapat menggambarkan kesedihan ini

Kesedihan dalam narasi detak denyut nadi

Semua tentang ini…

Tersisa kenangan dalam bingkai cerita

Kisah tak ada ujung yang telah berakhir

Engkau akan jauh laksana bulan yang begitu terang menyinari, namun mustahil tuk dijangkau

 

Karya: Choiril Chodri

Foto: Koleksi google

Comments

BAGIKAN
Berita sebelumyaMasjid Kuno Bayan Beleq Cagar Budaya yang Harus Dilindungi
Berita berikutnyaIslam & Sufisme di Nusantara
http://reviensmedia.com/wp-content/uploads/2015/12/Logo-R-Reviens-Media-277x300.png
Pria kelahiran Purworejo, tepatnya di Desa Hargorojo, Purworejo ini merupakan keturunan Bagelen dari Ibu, dan ayahnya sendiri berasal dari Madura, Jawa Timur. Saat ini aktif di Paguyuban Wayah Bagelen (PWB) sebagai Ketua Bidang Humas dan publikasi, dan bekerja di televisi berita pertama di Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here