Salah Satu Cara Mengenang Jasa Para Pahlawan

0
201

Jas Merah istilah yang akrab oleh sosok sang Proklamator kita Bung Karno, Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah. Berbicara sejarah Indonesia pasti juga akan berbicara mengenai Hindia Belanda dan para tokoh pejuang kemerdekaan. Sosok yang begitu karismatik dan disegani oleh pemerintah Hindia Belanda adalah Ir Soekarno, melalui perundingan-perundingan yang dilakukan oleh para tokoh yang dipimpin oleh Bung Karno kala itu membuahkan hasil berupa kemerdekaan secara de facto dan de jurie Negara Indonesia yang lahir pada tanggal 17 Agustus 1945.

Namun jauh sebelum Ir Soekarno melakukan pemberontakan melawan kolonial Belanda, ada banyak pahlawan-pahlawan kemerdekaan yang berjuang dengan gagah berani, perjuangan tersebar di seluruh daerah di Negara kita Indonesia, kala itu Hindia Belanda. Pun, ketika masa-masa sebelum dan sesudah kemerdekaan seluruh pejuang di daerah-daerah ikut dalam perjuangan membebaskan Indonesia dari belenggu penjajahan Belanda. Sayangnya beberapa daerah di Indonesia melupakan pejuang-pejuang yang dahulu mempertahankan daerahnya masing-masing agar tidak dimasuki oleh Tentara-tentara penjajah.

Nah, salah satu cara untuk mengenang jasa-jasa para pejuang kemerdekaan Republik Indonesia seperti yang di contohkan oleh Kota Pontianak adalah dengan cara mengabadikan nama-nama pejuang daerah (pahlawan) dengan nama jalan. Seperti apa, mari kita lihat nama-nama jalan yang ada di Kota Pontianak, dengan nama-nama pahlawan, nama-nama pejuang perintis kemerdekaan Kalimantan Barat, Berikut 5 nama pahlawan yang ada di Kalimantan barat yang diabadikan dengan nama jalan :

Pangeran Natakusuma

IMG-20180101-WA0024

Ali Anyang

IMG-20180101-WA0025

M. Sohor

m. sohor

Gusti Hamzah

IMG-20180101-WA0023

Ya’ M Sabran

yam sabran

Namun sebenarnya lebih dari 5 nama-nama tersebut di atas yang diabadikan seperti Alianyang, Pangeran Natakusuma, Rahadi Oesman, Haji Rais bin H Abdurahman, Pangsuma, Siradj Sood dan beberapa yang lain.

Comments

BAGIKAN
Berita sebelumyaBau badan? Hilang!
Berita berikutnyaTradisi Mbawahi: Hajatan Sunat Yang Ditunda
http://reviensmedia.com/wp-content/uploads/2015/12/Logo-R-Reviens-Media-277x300.png
Pria yang memiliki motto dalam hidup lets life flow like a water Ini lahir di semarang, 20 juni 1987. Berpendidikan SH di universitas negeri semarang. Ia pernah magang advokad pada yayasan bantuan hukum adil indonesia, dan sekarang kerja di KPP Pratama Pontianak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here