Bertemu, B.W Purbanegara di Litteltaks, Ubud

0
86

Reviensmedia.com, Bali – Bertempat di lereng jurang, yang diolah tertata sedemikian rupa. Dengan view sebuah Pura, serta aliran sungai dengan suara airnya yang gemericik. Mengalun lalu menerobos masuk ke dalam ruang telinga, menciptakan alunan-alunan kedamaian. Dengan menambah dan menciptakan backgroud tumpukan buku, serta rak-rak yang bersusun rapi membentuk geometri seakan menjadi ciri khas dari sebuah cafe dan perpustakaan yang berada di depan musium Blanco, Ubud.

IMG-20180404-WA0002

Teletak di jantung artnya orang Bali. Litteltalks menjadi pembeda dari cafe lain yang ada di sana. Litteltalks sendiri merupakan sebuah cafe yang menyajikan tempat nongkrong asik, di mana orang-orang lokal maupun turis menyukainya. Sungguh sangat keren dan kreatif sekali tempat ini. Dan tanpa kebetulan, pemilik dari litteltalks gustra dan erma watson sangat baik. Segenap tim reviensmedia.com di jamu dengan berbagai apa yang ada. Setelah brainstorming dan saling bertanya kabar, akhirnya dengan tujuan utama untuk roadshow film Matahari Bersinar Lagi, dimulailah dengan perfomance art dari Umar Faruq. Gemerlapnya malam di Ubud, tepatnya di Litteltalks tertutup oleh gelapnya suasana dan terangnya lilin dari aksi perfomance mahasiswa ISI Jogjakarta itu. Suasana yang dibuat oleh Umar membuahkan hasil, penikmat terbawa oleh keadaan.

Ada yang takut, kagum, bahkan sampai pula terbuat takjub. Perfomance art sampai pada titik akhir, setelah itu langsung saja screening film l Wayan Budiartawan pun dimulai. Tampak disana ada 3 bule yang ikut menonton, diperhatikan dari jauh mereka menghayati. Sesekali mereka mengenyutkan dahi, saat melihat tayangan I Wayan waktu masih mengalami gangguan psikologis. Beberapa anak lokalan Ubud juga tampak antusias, mereka sama halnya dengan bule-bule tadi.

IMG-20180404-WA0004

Film dokumenter berdurasi kurang lebih dari 20 menit itu akhirnya selesai. Sambutan hangat dengan tepuk tangan dari penonton memenuhi sudut dan ruang-ruang yang ada di Litteltalks. Mungkin semuanya sudah diatur oleh Allah SWT, di sela-sela penonton itu, sesosok yang tidak asing dalam sineas perfilman juga hadir, beliau adalah Bapak B.W Purbanegara, pembuat film dokumenter pendek yang track recordnya sudah tidak diragukan lagi. Berbagai penghargaan dalam negeri maupun luar negeri sepertinya tak luput selalu beliau peroleh. Karyanya seperti “Ziarah” mendapat apresiasi dari masyarakat dan menghasilkan banyak award. beliau dengan gaya anak mudanya tersenyum renyah, kepada kami. Awalnya kami tidak mengenalnya sama sekali. Oh iya ada satu lagi, Eka Nusa Pertiwi juga hadir, ntah itu secara kebetulan atau disengaja. Karena pihak marketing litteltalks sendiri, beberapa kali memang menampilkan poster film dokumenter tersebut di akun sosmednya.

IMG-20180404-WA0001

Ditemani kentang goreng, dan lemontea panas kami berbincang-bincang. Gustra, erma watson , B.W Purbanegara, Eka Nusa Pertiwi dan tim reviensmedia.com saling menceritakan pengalamannya. Tanpa disadari waktu semakin berlalu, berjalan cepat tanpa ada yang melarangnya. Jarum jam terus saja melangkahkan detiknya demi detik, yang pada ahirnya menunjukkan pukul 23:30. Segenap tim yang ada melakukan jabat tangan, dengan sebelumnya mengajak jika main ke Jogjakarta untu mampir. Tanpa terkecuali, gustra dan erma watson juga melakukan hal demikian. Malam pun semakin berlarut, dan sukses menyimpan romantisme yang terjadi di Litteltalks.

Comments

BAGIKAN
Berita sebelumyaSosok di Balik Kendaraan Mewah
Berita berikutnyaTradisi Timba Laor Jadi Ikon Wisata Ambon
http://reviensmedia.com/wp-content/uploads/2015/12/Logo-R-Reviens-Media-277x300.png
REVIENSMEDIA.COM hadir untuk menampung pemuda-pemuda kreatif, inspiratif se Indonesia. Keterbukaan, keragaman dan explorasi talenta adalah tujuan reviensmedia.com. Slogan kami adalah: Explorasi untuk Kebersamaan dan Harmoni. Selain web, media yang kita gunakan adalah media sosial lainya. Di media ini kami Bersama-bersama mengembangkan passion, dan karya yang kami hasilkan berupa tulisan dan audio visual. Kami tergabung dalam persahabatan dan karya di ajang Sahabat Reviens yang tersebar seantero nusantara seperti Jakarta, Kebumen, Pontianak, Bitung, Purworejo, Pekanbaru, Sumbawa, Bekasi, Depok dll.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here