Pameran “Under The Skin” Ajak Perempuan Jalan-jalan ke Zona Abadi

0
89

Reviensmedia.com, Yogyakarta – Menyaksikan pameran “Under The Skin” karya seniman kelahiran Tabanan Bali, Citra Sasmita membawa petualangan baru ke sendi-sendi spiritual dalam diri seorang perempuan. Citra memang seniman yang khas, ia mengekespresikan ekspresi perempuan dalam kanvas dan seni instalasi.

Kekhasannya bukan bentukan dalam satu atau dua hari, melainkan hasil dari proses panjang yang disemai dan disianginya dari pengalaman-pengalaman berinteraksi, mengobservasi, dan berkontemplasi dengan dirinya sendiri sebagai perempuan. Saya suka dengan caranya menyampaikan dualitas diri perempuan, egoismenya, dan juga tanggungjawabnya yang sebagian besar tidak kentara namun jelas ada yang berhasil menggerogoti keseimbangan hidup seorang perempuan, ada juga yang menjelma menjadi kesabaran, kebijaksanaan, dan akhirnya membuat perempuan nampak sebagai individu berharga di tengah-tengah masyarakat yang beragam.

Bertempat di galeri RedBase Yogyakarta, yang berlokasi di Desa Jurug RT 02, no 72 Bangunharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta, Citra Sasmita kembali memperlihatkan kepiawaiannya meramu dan menjahit ide-ide yang diserapnya dari interaksi hariannya dengan orang-orang di sekelilingnya terutama perempuan. Citra tidak segan untuk menuangkan gagasannya di atas kanvas juga di atas kulit sapi.

Pameran Under The Skin

Dalam ilustrasinya menggambarkan zona abadi perempuan, Citra memilih unsur daging, rambut, kain, warna, dan setiap wajah yang tergambar di kanvasnya tidak memiliki bola mata. Ada tujuan dari ketidakberadaan bola mata itu untuk menunjukkan sifat melihat yang lebih universal tidak individual.

Citra mencoba dengan sadar membuat sebuah karya baik itu lukisan maupun instalasi yang lebih global, meski tidak dipungkiri ada sesuatu yang dimuat secara tidak sadar ke dalam karya berasal dari interpretasi pribadi alam bawah sadar keluar menjadi sebuah karya.

Setelah bergulat dengan ide-ide dan gejolak dirinya sebagai parempuan, Citra membawa konsep bahasa universal ke dalam karyanya bertajuk “Under The Skin” ini menjadi lebih kompleks. Tidak hanya tubuh perempuan yang dieksplornya sebagai objek yang sangat jelas menggambarkan peran serta perempuan dalam kehidupan bermasyarakat.

Ada video yang mempertontonkan pasar, bukan gaung interaksi yang ditonjolkan namun lebih pada tempat-tempat berjualan, ruang kosong yang menjadi sisa-sisa interaksi posisi perempuan di luar kerja-kerja domestiknya. Citra secara khusus menampilkan los pasar daging yang bagi Citra pedagangan daging merupakan simbol kerja keras dan pengorbanan perempuan demi menjalani kehidupan dan menghidupi keluarganya, sehingga ada yang rela untuk melepaskan jati dirinya sebagai perempuan.

Bagi citra, bekerja adalah bagian dari kekuatan perempuan. Dengan bekerja sambil melakukan kerja-kerja domestik yang merupakan zona abadi perempuan yang sudah menjadi kodratnya, misalnya untuk melahirkan membentuk budaya kuat di dalam diri sosok-sosok perempuan yang digambarkan oleh Citra dalam pamerannya.

Selain itu, Citra memperlihatkan instalasi lilin, cermin, dan puisi-puisi yang disatukannya sebagai representasi kerapuhan perempuan di lingkungan sosial, terutama di jaman modern ketika nilai-nilai tradisional dan nilai-nilai filosofi untuk kehidupan perempuan tidak dapat teralisasi secara penuh. Melihat keseluruhan karya Citra yang didisplaykan dalam ruang pameran Galeri RedBase Yogyakarta, saya mendapatkan satu kesan perempuan terus bergerak untuk memahami kehidupan, mempertahankan jati dirinya, sambil terus menjadi bagian dari masyarakat.

Tanggal pameran
• 31 Maret-28 April 2018
Tiket masuk
• Tidak ada tiket masuk
Lokasi
• Desa Jurug RT 02, no 72 Bangunharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta

Penulis: Mutaya Saroh

Comments

BAGIKAN
Berita sebelumyaWayangan di Merti Dusun, Upaya Melestarikan dan Menjaga Nilai-nilai Budaya Nusantara
Berita berikutnyaIring-iringan Khataman di Desa Blengor, Kebumen
http://reviensmedia.com/wp-content/uploads/2015/12/Logo-R-Reviens-Media-277x300.png
REVIENSMEDIA.COM hadir untuk menampung pemuda-pemuda kreatif, inspiratif se Indonesia. Keterbukaan, keragaman dan explorasi talenta adalah tujuan reviensmedia.com. Slogan kami adalah: Explorasi untuk Kebersamaan dan Harmoni. Selain web, media yang kita gunakan adalah media sosial lainya. Di media ini kami Bersama-bersama mengembangkan passion, dan karya yang kami hasilkan berupa tulisan dan audio visual. Kami tergabung dalam persahabatan dan karya di ajang Sahabat Reviens yang tersebar seantero nusantara seperti Jakarta, Kebumen, Pontianak, Bitung, Purworejo, Pekanbaru, Sumbawa, Bekasi, Depok dll.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here