Mulai dari El-dzifa, Sampai Bidan = Kartini Kesehatan

0
164

Reviensmedia.com, Kebumen – Kartini KRL melenggak-lenggok di gerbong kereta, menggambarkan betapa anggunya wanita Indonesia memakai kebaya. Yang mungkin saja penduduk dunia menjadi iri karena keserasian yang ditimbulkan, antara batik nusantara, berpadu dengan betuk tubuh wanita Indonesia, yang berkulit eksotis tidak gelap tidak pula putih.

Menjadikan keterpaduan yang lengkap, hal ini bisa dibilang kecantikan alami dari wanita Indonesia. Apa lagi pramugari kereta yang memperagakan, bisa dibayangakan betapa menariknya suasana dalam kereta hari itu. Ntah mendapat ide dari mana penyelenggara ini, tetapi ini adalah betuk wujud dari memeriahkan Hari Kartini dengan fashion show.

Fashion show yang mengagetkan hampir seluruh penumpang kereta api, jurusan stasiun Jakarta Kota menuju Stasiun Juanda, Jakarta Pusat.

Tak mau kalah dengan fasion show di kereta yang sempat viral diberbagai media online, para calon bidan muda yang sedang menempuh pendidikannya di Stikes Muhamadiyah Gombong mengadakan hal serupa. Pesertanya sendiri terdiri dari prodi D3 kebidanan, mereka semua menampilkan peragaan busana kebaya.

Baca Juga  Ngeri..!! Dampak Bermain Gadget Bagi Anak

Rasa-rasanya tak kalah menarik pula dengan pramugari-pramugari kereta. Mereka melakukan peragaan terbaiknya, bercirikan wajah dengan mimik muka yang ceria, kulit bersih berseri menandakan kerapian dan kebersihan karena memang mereka ditutut untuk tampil menarik sebagai tenaga kesehatan kedepannya.

Karena bersifat untuk menumbuhkan kreatifitas di lingkungan para mahasiswa maka pihak penyelenggara juga menampilkan peragaan karya. Peragaan karya yang paling mencolok dan menarik perhatian yaitu dari produk hijab milik salah satu mahasiswinya.

Bermerek El-dzifa produk ini merupakan brand rekomendasi hijab untuk wanita modern masa kini. Karena masih terbatas dan dalam perkembagan, El-dzifa hijab baru bisa menyediakan hijab dan pakaian muslim untuk wanita.

Baca Juga  Suap, Untuk Anak Kita Kembali Pada Negara

Founder El-dzifa menerangkan “produknya masih dalam proses riset, untuk menemukan model-model baru. Kedepannya akan terus berkembang, dan saya mempunyai keinginan untuk menciptakan lapangan pekerjaan bersama, ketika nanti sudah siap semua kami akan melakukan promo di Bali” ketika ditanya, apakah dalam proses pendirian brand ini dilakukan sendiri? “Enggak, saya di bantu pacar” sambil malu-malu ungkap Nadzifatus Sangadah yang sering di panggil mbak diva ini.

Dari keterangan di atas bisa dibilang Kartini-Kartini masa kini sedang mencapai puncak keemasannya. Disamping mereka mengenyam pendidikan yang hampir menghabisakan waktu setiap harinya. Mereka masih tetap berkarya, dan itu sungguh suatu aktivitas yang sulit.

Bagaimana tidak, ketika harus mengerjakan tugas kuliah, tetapi pikirannya terpecah dengan usaha bisnisnya yang sedang dikelolanya. Jika dilihat dari sudut seorang wanita, pencapaian ini sungguh luarbiasa. Dan menariknya lagi ternyata kemampuan wanita Indonesia bila di bandingkan dengan wanita karir diluar negeri tak kalah dengan wanita-wanita benua biru dan Amerika.

Baca Juga  5 Akibat Dari Penyebaran Berita Hoax dan Etika Bermedia Sosial

IMG-20180422-WA0019

Terbukti mereka tetap melaksanakan tugas utamanya untuk menuntut ilmu tetapi juga memikirkan untuk mengembangkan dunia pekerjaan. Kedepannya akan muncul lebih banyak start Up- start Up dari kalangan anak perkuliahan, dengan begitu iklim untuk menjadi pengusaha muda di Indonesia akan terus berkembang dan suatu saat nanti akan meningkatkan ekonomi di negara ini.

Senyum ibu pertiwi merebak, selayaknya pasir dipantai menanti deburan ombak yang ditunggunya dengan buih bersih, selayaknya senyuman manis dengan wajah merona, menantikan putra dan putrinya berkarnya. Ekonomi adalah tiang utama untuk negara, dan bumi pertiwi menyambut baik peran-peran dari anak-anaknya. Selamat untuk kartini Indonesia.

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here