Banyaknya Pelecehan Seksual Terhadap Anak, ini komentar KPAI, Kak Seto dan Erlinda

0
133

Seto Mulyadi

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPA Indonesia)

Pelecehan seksual terhadap anak saat ini banyak bermutasi dalam banyak bentuk, seperti yang terjadi di beberapa kota di Indonesia, fenomena baru kasus meremas payudara di jalanan terhadap anak perempuan yang dilakukan oleh pelaku berkendara bermotor yang pernah terjadi di Depok, Jaktim dan Bandung.

Begal sadis yang merenggut nyawa sudah banyak terjadi dan kali ini Begal meremas payudara pada anak perempuan di jalan terjadi saat ini adalah suatu bentuk ancaman dan teror membuat ketakutan & keresahan pada masyarakat.

Pelaku yang telah ditangkap oleh jajaran Polrestabes Medan merupakan langkah cepat yang ditunggu oleh masyarakat. Pelaku harus bertanggungjawab dan diberikan efek jera agar tidak menjadi preseden negatif serta dampaknya diharapkan tidak ada lagi yang berani melakukan hal serupa karena konsekuensi pidana dan sanksi sosial.

Stake holder bersama masyarakat segera melakukan tindakan pencegahan agar keamanan dan kenyamanan di lingkungan masyarakat terjaga. Keresahan yang dialami warga sangat berdampak buruk pada tatanan sosial masyarakat

Baca Juga  Senyum Itu Masih Ada, Beliau Orang Baik

Bersama mewujudkan anak Indonesia Hebat menuju Indonesia Gemilang Sejahtera.
=========%%%%===========
Komisi Perlindungan Anak Indonesia
Putu Elvina – Komisioner Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH)

Maraknya aksi begal payudara yang kemudian beredar di media sosial di Sumatera Utara tentu menjadi keresahan masyarakat terutama siswi yang sering jadi korban perlakuan tidak senonoh tersebut. Dengan ditangkapnya pelaku oleh Polrestabes Kota Medan, KPAI mengapresiasi kerja cepat Kapolrestabes Kota Medan.

“Perbuatan Pelaku tentu saja tidak dapat ditolerir karena dapat merupakan ancaman terhadap kaum perempuan, terutama siswi perempuan yang melintas sepulang sekolah, kalau dibiarkan maka dikhawatirkan akan rawan terjadi pencabulan atau pemerkosaan”, ujar Putu Elvina, Komisioner KPAI.

Masyarakat harus saling mengawasi, serta melindungi anak-anak dari predator seksual seperti ini, dan dapat segera melaporkan ke Kepolisian setempat agar tidak bertambah korban lainnya.

Adanya peristiwa seperti ini harus dapat dijadikan evaluasi untuk memastikan adanya rute pulang sekolah yang aman, pendidikan kepada anak-anak tentang bagian tubuh yang harus mereka lindungi, serta bagaimana melapor dan mendapatkan bantuan bila mendapatkan perlakuan tidak wajar dan membahayakan pungkas Putu, komisioner bidang Anak berhadapan dengan Hukum, KPAI.

Baca Juga  Pemimpin Bukan Pemimpi

===========%%%==========
Erlinda
Ketua Indonesia Child Protection Watch

Saat ini kondisi anak Indonesia masih sangat mengkhawatirkan, kasus Trafficking, kekerasan seksual dan pelanggaran terhadap hak lainnya masih terjadi.

Kejadian yang sangat tragis baru baru ini terjadi di wilayah Sumatera Utara. Femonena Pelaku yg melakukan tindakan PELECEHAN SEKSUAL dengan melakukan Aksi meremas Payudara (dikalangan masyarakat mereka menyebut BETEK alias begal tetek/ BEGAL Payudara)

Masyarakat sangat resah dengan adanya fenomena ini namun setelah pelaku ditangkap oleh Jajaran Polrestabes Medan pada Selasa 24 April dini hari menjadi Oase dan ketenangan untuk warga Kota Medan.

Saya sebagai Pemerhati Anak dan mantan Komisioner KPAI Periode 2014- 2017 memberikan apresiasi yg setingginya terhadap Polrestabes Medan dan Polda Sumut karena telah menangkap dan lakukan langkah cepat sehingga dapat memberikan ketenangan bagi warga Kota Medan yg sangat resah dan ketakutan atas kejadian dan fenomena modus baru bagi pelaku Penyimpanan Seksual.

Baca Juga  Ketum HIPMI Beri Semangat Pengusaha Muda

Langkah cepat tanggap yang dilakukan Polrestabes Medan patut dicontoh oleh jajaran Kepolisian karena bentuk dedikasi bahwa Polisi sebagai pengayom Masyarakat yang memberikan perlindungan, keamanan dan kenyamanan.

Jika terjadi PEMBIARAN FENOMENA meremas Payudara anak dijalanan oleh pelaku Penyimpangan Seksual maka akan menjadikan ketakutan dan keresahan pada masyarakat diseluruh Indonesia karena bisa jadi hal serupa sdh ada namun tidak terekspos di media.

Saya juga mengucapkan pada masyarakat yg telah menolong korban pada saat sesudah kejadian dan tdk sengaja terekam di CCTV pada mobil yg sengaja dipasang.

Mari bersama Wujudkan Gerakan Peduli Lingkungan dan berikan perlindungan bagi anak sebagai generasi penerus bangsa

Menyelamatkan Anak
Menyelamatkan Bangsa Indonesia

Comments

BAGIKAN
Berita sebelumyaMendidik dengan Hati
Berita berikutnyaTradisi Grobagan di Desa Indrosari, Kebumen
http://reviensmedia.com/wp-content/uploads/2015/12/Logo-R-Reviens-Media-277x300.png
REVIENSMEDIA.COM hadir untuk menampung pemuda-pemuda kreatif, inspiratif se Indonesia. Keterbukaan, keragaman dan explorasi talenta adalah tujuan reviensmedia.com. Slogan kami adalah: Explorasi untuk Kebersamaan dan Harmoni. Selain web, media yang kita gunakan adalah media sosial lainya. Di media ini kami Bersama-bersama mengembangkan passion, dan karya yang kami hasilkan berupa tulisan dan audio visual. Kami tergabung dalam persahabatan dan karya di ajang Sahabat Reviens yang tersebar seantero nusantara seperti Jakarta, Kebumen, Pontianak, Bitung, Purworejo, Pekanbaru, Sumbawa, Bekasi, Depok dll.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here