Refleksi Hari Pendidikan Nasional 2018

    0
    67
    Illustrasi: jejama.com

    “Kebanyakan orang belum menyadari bahwa anak-anak adalah salah satu unsur umat ini. Hanya saja dia bersembunyi di balik tabir kekanak-kanakannya. Apabila singkapkan tabir itu, pasti kita temukan dia berdiri sebagai salah satu tiang penyangga bangunan umat ini. Akan tetapi, ketentuan Allah pasti berjalan, yaitu bahwa tabir tersebut tidak akan tersingkap selain dengan bimbingan dan pendidikan secara berkala, sedikit demi sedikit. Oleh karena itu, harus dilakukan dengan perencanaan yang matang dan bertahap” -As-Syaikh Muhammad al-Khidhr Husain rohimahullah

    Anak merupakan harta yang paling berharga. Ia akan semakin berharga jika dibekali dengan pendidikan yang layak. Fitrah seorang guru adalah adalah sebagai hamba Allah yang mendapat amanah untuk mengajar dan mendidik para peserta didik. Sebagaimana karakter potensi fitrah pada umumnya, maka fitrah menjadi guru hanya bisa optimal dalam aplikasinya jika amanah itu dijalankan secara ikhlas.

    Baca Juga  Fortuna & Mrene Resto Jogja Adakan Kelas Validasi

    Guru yang baik adalah guru yang memiliki kompetensi guru dimana mereka mampu mengajar dan mendidik. Diluar itu semua guru juga harus berdedi kasih tinggi terhadap pendidikan, karena guru memiliki tugas yang berat dimana mereka harus mencetak generasi bangsa yang memiliki kemampuan untuk menjadi generasi bangsa yang baik yang nantinya dapat menjaga dan memimpin Indonesia.

    Sebagai profesi yang banyak diminati oleh penduduk Indonesia, terdapat tiga tipe guru yaitu guru bayar, guru nyasar, dan guru sadar. Guru bayar merupakan guru yang menjadikannya hanya karena dibayar dan mementingkan bayaran.

    Guru nyasar adalah guru yang memilih profesi guru karena terbawa oleh orang lain atau keluarga dan karena tidak ada lagi profesi lain yang tersedia. Sedangkan guru sadar yaitu guru yang menyadari tugas dari profesinya dan menjalankannya karena menyadari bahwa tugas mendidik adalah tugas setiap orang.

    Baca Juga  Lahang, Minuman Tradisional yang Tak Kalah Berkhasiat dengan Minuman Isotonik Modern

    Guru yang berkarakter sangat mendukung semua tugasnya dalam mencetak generasi bangsa yang berkualitas. Karakter yang dimiliki guru seperti guru yang akan selalu tegas terhadap murid-muridnya, guru yang memiliki kasih sayang dalam mendidik, guru yang selalu berlaku adil, dan juga guru yang akan selalu sadar dirinya merupakan seorang guru dengan segala tugasnya.

    Menjadi guru berkarakter adalah sebuah kebanggaan karena berkarakter adalah memiliki ciri khas yang akan selalu seperti itu. Ketika karakter yang ada pada diri guru baik, maka akan sangat bermanfaat dalam menjalankan tugasnya sebagai pengajar dan pendidik.

    Baca Juga  Love Borneo: Sebuah Pergerakan Untuk Mencerdaskan Anak Pedalaman Kalimantan dengan Rumah Baca

    Peran Guru dalam proses kemajuan pendidikan sangatlah penting. Guru merupakan salah satu faktor utama bagi terciptanya generasi penerus bangsa yang berkualitas, tidak hanya dari sisi intelektualitas saja melainkan juga dari tata cara berperilaku dalam masyarakat.

    Oleh karena itu tugas yang diemban guru tidaklah mudah, maka tetap menjadi guru yang ikhlas adalah salah satu kunci keberhasilan seorang guru. Untuk generasi penerus, teruskanlah cita – cita kalian, terutama jadilah seorang guru, melanjutkan cita – cita kami untuk mencerdaskan bangsa, agar tidak terjajah.

    Guru merupakan pondasi utama dari setiap proses pembelajaran yang terjadi di kehidupan. Apa dan bagaimana guru mengajarkan kehidupan kepada muridnya akan sangat berdampak terhadap keseluruhan kehidupan dari muridnya.

    Selamat Hari Pendidikan Nasional Untuk semua yang memperjuangkan Pendidikan

    Comments

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here