Bahasa Ibu Yang Mulai Terlupakan

Bahasa Ibu Yang Mulai Terlupakan

Indonesia adalah negeri yang multi etnis, multi budaya dan multi bahasa. Berbagai bahasa daerah atau dapat dikatakan dengan bahasa ibu ada di Indonesia. Menurut lembaga ilmu pengetahuan Indonesia atau lipi, ada 726 bahasa daerah ada di Indonesia. Namun sayang jumlah penuturannya hanya 1000 sampai 5000 orang saja.

 

Kulo, kamek, abdi, dan nakkeh.. itulah contoh kecil bahasa ibu yang ada di Indonesia dan mungkin dapat kita ucapkan sehari-harinya. Namun, bahasa itu justru tidak banyak yang tahu apa makna dan artinya.

 

Jika kalian membaca artikel ini, seberapa tahu kalian dengan bahasa ibu asal kalian? Anda bisa share di kolom komentar artikel ini.

 

Dari 726 daerah di Indonesia, hanya 10 persen saja bahasa ibu yang akan bisa bertahan. Penyebabnya adalah bahasa-bahasa itu semakin jarang dipergunakan. Anak-anak di sekolah maupun di rumah, hanya diajarkan bahasa Indonesia bahkan bahasa Inggris oleh pengajar dan orang tuanya. Terutama di Kota-kota besar seperti Jakarta. Padahal kota metropolitan itu miniaturnya Indonesia dan berbagai suku budaya ada di Jakarta. Namun justru anak-anak mereka tidak banyak yang tahu budaya bahkan bahasa ibu nya sendiri. Miris memang!!

 

Atas dasar itulah perlu adanya kesadaran dari para orang tua sebagai garda terdepan untuk memperkenalkan bahasa ibu kepada anak-anaknya dan tentunya sekolah juga harus memberikan mata pelajaran bahasa daerah sesuai lokasi seolahnya. Hal ini agar bahasa ibu yang dimiliki bangsa ini tidak hilang ditelan zaman, karena ini merupakan warisan budaya leluhur nusantara yang tidak dimiliki negera lain.

Illustrasi: infonawacita.com