Bila Memang Sedang Sakit

Bila Memang Sedang Sakit

Aku berbicara denganmu

Duhai hati yang sedang menangis pilu

Apa air matamu menetes karena bunga

yang sedang kau rangkai kini berguguran?

Satu persatu jatuh berceceran

Sementara tangan tak sanggup lagi merawat

Sudah terlalu lelah mengurus luka sandiwara cinta

 

Tak mengapa

Terima dan peluk erat-erat hatimu

Terkadang ia memang perlu dipatahkan

untuk menemukan arah jalan kembali

Tertata lebih baik dan lebih dipantaskan untuk yang terbaik

 

Saat ini kau hanya perlu berbicara dengan hatimu

Perihal jalan ke mana langkahmu akan menapak

Hidup dalam kenangan itu

Atau ia cukup membersamai, yang senantiasa mengingatkan

untuk tidak jatuh pada tempat yang sama

 

Dan semoga kamu memilih yang kedua

Berharap menjadi langkah menuju jalan-Nya

Tak usah memaksakan diri untuk menghapus kenangan pahit

Luka tak berarti harus dihilangkan bukan?

Ia butuh dirawat, diobati hingga pulih seiring berjalannya waktu

 

 

Penulis: Iffah Huriyyah Muwaffaqah

Gambar diambil dari: ikunik.blogspot.com