Bukan Mereka yang Sombong, Bisa Jadi Kita yang Iri

Bukan Mereka yang Sombong, Bisa Jadi Kita yang Iri

Illustrasi via Tribunmanado.com

 

Guys, “Kehidupan ini ibarat roda yang berputar, terkadang kita di atas dan terkadang kita di bawah. Semuanya sudah digariskan oleh Allah Azza Wa Jalla sejak kita 4 bulan dalam kandungan. Jodoh, maut, rezeki, termasuk lika-liku kehidupan semuanya sudah tergaris dan tak meleset sedikitpun”.

 

Pernah gak sih lihat saat ada teman muslim dengan status di media sosialnya seperti : “Alhamdulillah bisa bermunajad dengan Allah di sepertiga malam” , “Hari ini Alhamduliilllah puasa sunnah lancar” , “Alhamdulillah telah dipertemukan dengan jodoh yang sholih dan baik hati” dan status lain sejenis ini.

 

Kita merasa “Ah..., gitu saja kok diumbar di sosial media”, “Ahh, sombong banget ni orang, Ah....dst”.

 

Guys, coba deh berfikir positif. Terkadang, syetan selalu menggoda kita, salah satunya dengan “Su’udzon” atau bahasa kerennya “Negatif  thinking”. Tanpa kita sadari, berawal dari Su’udzon tersebut, munculah rasa iri, dengki, ingin memiliki kebahagiaan orang itu.

 

Padahal jika kita mau ber khusnudzon ( Positif Thinking ), itu bisa menjadi motivasi buat kita lhoo, guys.

Semisal ada status “Alhamdulillah bisa bermunajad dengan Allah di sepertiga malam”. Nah, bisa jadi, orang yang membuat status ini mempunyai niat agar kita yang  membaca termotivasi untuk rajin shalat Tahajjud. Saya bisa mengatakan seperti ini karena saya merasakan sendiri motivasi Tahajjud salah satu sahabat saya lewat status-statusnya.

 

Ibu Luluk, namanya. Teman bisnis online shop saya dari Kudus, Jawa Tengah ini sudah saya anggap seperti ibu sendiri. Lewat status-status motivasinya untuk beribadah, saya menjadi terpacu agar bisa seperti Beliau. Salah satu statusnya yang selalu terngiang di benak saya yaitu, “Allah membangunkanmu disepertiga malam, karena rindu kepadamu, rindu do’a-do’a dan sujudmu. Alhamdulillah, Nikmatnya Tahajjud”.

 

Naah, indah bukan jika kita positif thinking. Semua kebaikan juga akan kembali kepada kita sendiri. Penyakit Iri dan dengki yang ada dalam hati, musti dihempas jauh-jauh yaa guys. Karena apa? Karena Iri dan dengki sangat berbahaya.

 

Sifat Iri dan dengki, itu sangat dilarang loh guys terutama dalam Islam. Dari Abu Hurairah Rasulullah bersabda, “Janganlah kalian saling iri dan dengki.” (HR Muslim). 

 

Saking bahaya nya, larangan untuk  iri dan dengki juga ada dalam Al-Qur’an lhoo guys.

 

 “Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” [An Nisaa’ 32]

 

Nah, daripada iri dan dengki dengan orang, yuuk kita bermuhasabah agar menjadi lebih baik. Self Reminder.