Di Tanjung Uban ada Otak-otak yang Sudah Berusia 16 Tahun

Di Tanjung Uban ada Otak-otak yang Sudah Berusia 16 Tahun

Reviens Media, Riau - Menurut pengakuan masyarakat asli sana Tanjung Uban merupakan kecamatan atau kota tertua di Pulau Bintan.  Setelah itu Kabupaten Bintan dan Tanjung Pinang.

Oh iya sebelumnya kalian harus tahun, kalau Tanjung Uban ini terletak di Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau (kepri), yang merupakan provinsi nomor 31 yang terbentuk di Negara kita. Jika berbicara soal makanan kepulauan riau dapat dijadikan referensi kuliner bagi para traveler.



Salah satunya adalah otak-otak. Sebenernya, otak-otak tidak hanya makanan khas kepri saja, namun banyak bahan ikan yang kemudian dijadikan olahan otak-otak. seperti di daerah Palembang dengan tambahan cuka pedas dan manis, serta dibeberapa wilayah sumatra lainnya.



Nah sajiannyapun ada yang dikukus, digoreng dan dibakar, kalu otak-otakTanjung Uban menurut saya tergolong unik. Kenapa tidak? Biasanya otak-otak yang disajikannya dibakar itu dibungkus dengan daun pisang, namun otak-otak Tanjung Uban dibungkus dengan daun kelapa dan warnanya pun oranye yang biasanya ota- otak itu berwarna putih.

Yang uniknya lagi di Tanjung Uban ada pedagang otak-otak yang berdiri sudah berusia 16 tahun, kalau remaja ini udah mau lulus SMA kali ya hahahhaha..


 

Bahan daging ikan yang digunakan ada 2 macam sotong dan ikan tenggiri. Abah Ismail mengaku kalo otak-otak produksinya paling enak pake daging tenggiri, jadi sebenarnya bisa saja diganti dengan daging lain, tapi sotong dan ikan pilihan yang tepat untuk otak otaknya.

Abah Ismail memberikan nama merek pada  dagangan otak-otaknya dengan nama Original dan sebenarnya yang di pelabuhan Tanjung Uban ini adalah cabang dari pantai sakera. Jadi gaes, kalian akan ketemu abah Ismail jika kalian sedang dalam perjalanan ke batam atau sebaliknya dalam perjalanan ke bintan via telaga punggur-tanjung uban atau saat berwisata ke pantai sakera. Mampirlah ke warung nya abah ismail pokoknya endes deh.