Hikmah dibalik Musibah, Coba Kamu Renungkan

Hikmah dibalik Musibah, Coba Kamu Renungkan

Illustrasi pexels.com/pixabay

 


Sungguh tidak ada suatu kejadian ataupun peristiwa yang sia-sia dan buruk jika itu datangnya dari Allah. Harta itu kita nilai sebagai sesuatu yang merugikan.

Saya teringat akan video dari rekaman CCTV yang disebar di whats app grup keluarga dan alumni sekolah. 

Tampak seorang laki-laki yang sedang berdiri di pagar pinggir jalan, diganggu semut, hingga dia memutuskan untuk pindah tempat. Dan beberapa detik setelah ia pindah tempat, sebuah mobil menabrak pagar tempat ia berdiri sebelumnya. Bisa jadi, saat itu ia merasa gigitan semut sebagai gangguan (musibah), tapi ternyata bentuk perlindungan dari Tuhan.

Saya juga pernah mendengar kesaksian seseorang yang selamat dari sebuah kecelakaan pesawat terbang yang menewaskan semua penumpang, dikarenakan terlambat datang ke bandara yang membuat ia harus tertinggal pesawat naas itu. Boleh jadi saat itu,  ketertinggalan dirasa sebagai suatu kerugian, ternyata itu bentuk penyelamatan dari Tuhan.

Bencana lain, yang sering terjadi di sekitar kita saat ini, menjadi peringatan dan pelajaran bagi yang selamat. 

Di antara hikmah yang bisa kita ambil sebagai pelajaran atas terjadinya bencana adalah:

 

1. Pentingnya Menjaga Kelestarian Alam
Seringkali bencana yang terjadi, bukan karena alam telah murka, tapi manusia yang nakal. Menebang pohon sembarangan, buang sampah sesuka hati, dan mengeksploitasi berlebihan dalam menggunakan sumber daya alam.

 

2. Bukti Kemahakuasaan Tuhan
Sekaya, seperkasa apapun manusia, saat musibah bencana alam terjadi, semua menjadi tak berdaya. Seketika kesombongan akan hancur. Kehilangan menyelimuti hidup,  harta, keluarga, dan tahta. Betapa lemahnya kita, tak dapat mengendalikan semua, hanya Tuhan Yang  Maha Kuasa mengatur semuanya. Kun fayakun, jika Tuhan berkehendak maka jadilah.

 

3. Pentingnya Sabar dan Syukur
Dalam kondisi terjepit, sabar adalah kunci untuk keluar dari permasalahan. Syukur dapat membuat kita lebih menghargai apa yang dimiliki.

Begitu pula dengan sakit. Rasa tak nyaman, hilang selera makan, tak leluasa beraktivitas, dan bisa jadi kehilangan beberapa agenda penting,  sering kali dirasa sebagai sebuah penderitaan dan kerugian. 

Tapi tahukah, Gengs? Sakit juga merupakan suatu bentuk lain dari kasih sayang Tuhan pada ummatnya.

 

Apa hikmah yang bisa kita ambil dari sakit?

1. Saatnya Istirahat
Bagi workholik ketika sehat, istirahat adalah hal yang sering diabaikan. Dengan banyaknya aktivitas, memaksa memangkas jam tidur, mengulur-ulur waktu waktu, memilih lembur daripada libur. Nah, sakit adalah alrm tubuh untuk minta istirahat. 

 

2. Menguji Kesabaran
Sakit bisa dijadikan saat tepat untuk melatih kesabaran. Baik bagi penderita, --apakah bisa melewati masa-masa sakit tanpa mengeluh, dan tetap bersyukur--, atau pun keluarga atau sahabat yang mendampingi, --apakah bisa merawat tanpa banyak mengeluh dan mampu menjaga optimis untuk kesembuhan pasien. 

 

3. Masa Perenungan
Sakit memberi kesadaran, betapa mahalnya kesehatan, betapa berharganya keluarga, betapa kita begitu lemah sebagai makhluk -- masih sangat membutuhkan bantuan orang lain--, dan begitu dekatnya kematian.

 

4. Diampuni Dosa-dosa Kecil
Bagi yang sabar dan tetap bersyukur dalam menjalani sakitnya, Tuhan tetapkan pahala dan janji dileburnya dosa-dosa kecil.

Nah, Gengs, mari pupuk terus rasa sabar dan syukur agar kuat menghadapi cobaan hidup. Dan buang jauh-jauh kesombongan yang akan menjauhkan diri dari rahmat Tuhan.

Mari menyikapi setiap peristiwa dengan penuh kebijaksanaan, karena boleh jadi, apa yang tampak buruk justru itu baik bagi kita. Semoga kita bisa mengambil pelajaran dan hikmah atas setiap kejadian yang menimpa kita, langsung ataupun tidak. Aamiiin.