Jangan Ngaku Anak Millenial Jika Kamu Tidak Memiliki 5 Kriteria ini Di Sekolah

Jangan Ngaku Anak Millenial Jika Kamu Tidak Memiliki 5 Kriteria ini Di Sekolah

Gambar anak sekolah via youtube Ain Lion

 

Sudah menjadi rahasia umum jika anak di jaman millenial itu benar-benar penuh ekspresi. Apa pun yang mereka perbuat selalu mengundang perhatian dari pihak mana saja. Style kostum bahkan gaya bahasa yang di gunakan memang penuh kolaborasi dan keunikan. Dalam hal ini memang tidak semua orang menyetujui apalagi mendukung aksi mereka yang terkadang sedikit keluar jalur. 


Nah, untuk kamu-kamu yang hidup di era saat ini jangan pernah ngaku menjadi anak millenial jika tidak memiliki 5 kriteria berikut di Sekolah:


1. Sekolah untuk si Do’I bukan Untuk Guru

Ya beginilah anak millenial. Pagi-pagi semangat 45 berangkat ke sekolah hanya untuk si do’i. Boro-boro mikirin PR yang sudah jamuran kalau tidak mepet akan di nilai guru. Apalagi mikirin pelajaran hari ini yang ketemu gurunya saja sudah muak. Yakin deh kalau tidak ada si dia di sekolah anak millenial akan masuk di pepatah “hidup segan mati pun tak mau”. Weh, serem banget’kan!


2. Demi Bel Istirahat Rela Diantung Guru

Bukan anak millenial jika takut di gantung guru dari pada di gantung pacar. Iya apa tidak, Gengs? Ha ha haa. Demi bel istirahat, anak millenial itu lebih puas dan bangga jika guru gantung dengan materi pelajaran yang belum kelar.

Meski tinggal satu point saja tetap saja meminta dan lebih sering memaksa kepada guru untuk mengakhirinya. Dengan dalil apa saja yang penting mereka istirahat tepat waktu meski masuk di undur-undur. Hmm, ya begitulah ulah anak millenial di sekolah.


3. Belajar Asyik Hanya Dengan Guru Yang disukai

Jangan di tiru ya, Gengs. Anak millenial itu memang aneh tapi nyata. Bagaimana tidak? mereka berada di dalam kelas dengan wajah bahagia itu hanya kepada guru yang menurut mereka sejalan. Ya, mereka bisa menciptakan nuansa kelas sesuka mereka. Ketambah gurunya juga menarik dan asyik.

Tapi, kelas mereka bisa seperti neraka jahannam jika pembawaan gurunya dalam menyampaikan matari pelajaran tidak sesuai keinginan mereka. Jangankan mendengarkan, memahami dan mengerjakan. Melihat wajah gurunya saja rasanya seperti melihat nasi basi. Duhhh, kebangetan banget’kan Gengs! 


4. Pulang Cepat Menjadi Do’a Sepanjang Masa
Ngaku deh kamu yang termasuk anak millenial dengan do’a sepanjang masa itu. Meski niat dari rumah ke sekolah mencari ilmu, mengikuti pelajaran sampai selesai dan tidak ada jam pelajaran yang kosong. Tetapi sampai di sekolah sepertinya niat itu menghilang, Gengs. Bisa di jamin do’a kamu setiap saat pasti semoga pulang cepet ya Allah. Semoga gurunya rapat, semoga dan semoga ada acara dadakan gurunya. Ha ha haa


5. Sekolah Sebagai Gudang Berkreasi
Nah, ini yang terakhir  menjadi gudang ekspresi dari anak millenial. Pasti kamu menemui teman yang menjadikan sekolah sebagai multifungsi. Sebagai bascame untuk sekedar ngerumpi, sebagai tempat untuk numpang wifi gratis, sebagai tempat pelarian yang males di rumah, ada pula sebagai tempat ladang berbisnis. Wah, anak millenial itu banyak sekali kreasinya di sekolah. 

Itulah aksi penuh sensasi anak millenial di lingkungan sekolah. Bagaimana dengan kamu, Gengs apakah termasuk anak millenial atau bukan?