Manajemen Waktu, Ini Caranya!

Manajemen Waktu, Ini Caranya!

Masih euforia tahun baru 2019 nih. Pasti saya dan kalian semua ingin kan jadi insan yang lebih baik? Tentu. Salah satu resolusi di tahun ini agar menjadi insan yang lebih baik yaitu PANDAI MENGATUR WAKTU.

Bagi yang tahun kemarin masih suka menunda-nunda dan menyepelekan waktu. Yuuk, tahun ini sama-sama kita ubah kebiasaan buruk tersebut.

Gengs, Sebenarnya dengan kita menunda-nunda, maka akan berdampak buruk lho. Misal nih, seorang mahasiswa yang menunda-nunda mengerjakan tugas. “Hmm, nanti lah masih ada waktu, nunggu deadline aja lah, Yang  penting hunting dulu, tugas mah nanti, dll”

Tahu gak sih? Dengan tugas  yang  ditunda-tunda, maka semakin hari akan semakin beranak pinak lho. Bahkan kalau sudah menumpuk, yang ada malah malas mengerjakan. Iyaa atau iyaa? He he

Waktu yang kita punyai, sama-sama 24 jam. Dengan waktu itu, ada yang menjadi sukses, ada yang biasa-biasa saja, ada pula yang gagal. Semua tergantung pintar-pintarnya orang itu mengatur waktu. Padahal memiliki waktu dalam keadaan sehat itu nikmat sekali bukan?

Naah, terkadang kita lalai akan dua nikmat yang Tuhan berikan itu. Sehat dan waktu. Padahal waktu berlalu begitu cepat tanpa kita sadari. Menipu kita yang terlena menikmati indahnya hidup ini.

INGAT 5 PERKARA SEBELUM 5 PERKARA

SEHAT SEBELUM SAKIT
MUDA SEBELUM TUA
KAYA SEBELUM MISKIN
LAPANG SEBELUM SEMPIT
HIDUP SEBELUM MATI.

Gengs, sajak dari Sean Covey ini juga akan membuat kita lebih menghargai akan pentingnya waktu :

“Untuk tahu nilai satu tahun, tanyakan pada siswa yang gagal dalam ujian kenaikan

Untuk tahu nilai satu bulan, tanyakan pada ibu yang melahirkan bayinya prematur.

Untuk tahu nilai satu minggu, tanyakan pada editor majalah mingguan

Untuk tahu nilai satu hari, tanyakan pada buruh harian yang punya banyak anak untuk diberi makan.

Untuk tahu nilai satu jam, tanyakan pada kekasih yang menanti saat bertemu

Untuk tahu nilai satu menit, tanyakan pada orang yang ketinggalan kereta

Untuk tahu nilai satu detik, tanyakan pada orang yang selamat dari kecelakaan

Untuk tahu nilai satu mili detik, tanyakan pada peraih medali emas olimpiade”

Naah, Waktu itu sangat berharga, bukan?

Tentunya kita harus pintar mengatur waktu dengan serangkaian hal-hal yang positif dong pastinya. Mungkin diantara kalian ada yang bingung, “Mana nih yang harus didahulukan, INI atau ITU, dulu?”

Jangan khawatir, saya punya solusinya. He he

Jika bingung mana yang harus didahulukan, buatlah SKALA PRIORITAS =

PENTING MENDESAK
PENTING TIDAK MENDESAK
TIDAK PENTING MENDESAK
TIDAK PENTING TIDAK MENDESAK
Dengan Skala Prioritas, pasti kita tahu mana yang lebih baik didahulukan dan mana yang bisa  dikesampingkan.

Begitu berharganya waktu. Guru Agama saya pernah berpesan “Waktu terasa cepat bagi yang bahagia, terasa lambat bagi yang gundah gulana. Tetapi bagi yang selalu bersyukur, waktu adalah kejayaan hidup. Bersyukur membuat hidup menjadi lebih bermakna. Bersyukur membuat apa yang kurang menjadi cukup”.

Begitulah sepatah kata dari saya. Sebenarnya, saya menulis ini juga sebagai pengingat untuk saya pribadi agar lebih bisa mengatur dan memanfaatkan waktu dengan baik. Semoga kita termasuk kedalam hamba-hamba yang pandai menghargai waktu, sehingga tidak tergolong sebagai hamba yang merugi.