Mengenal Tipikal Orang Dengan Filosofi 3 Jenis Buah

Mengenal Tipikal Orang Dengan Filosofi 3 Jenis Buah

Sebagai makhluk sosial, pasti kita tidak pernah lepas dengan bantuan orang, bukan? Coba bayangkan. Mulai kita lahir dengan bantuan bidan sehingga kita bisa lahir di dunia ini sampai kita meninggal dengan bantuan orang-orang yang memasukkan kita ke liang lahat.

Tetapi namanya manusia, pasti  ada yang baik dan ada pula yang tidak baik. Seperti halnya ada malam ada siang, ada air ada api.

Geng, kali ini aku akan menjelaskan tipikal orang menurut Filosofi 3 buah.

Langsung aja yuuk!

 

KEDONDONG


Jika dilihat teksturnya dari luar, Kedondong memang halus yaa, Gengs. Tetapi dalamnya berduri. Eemm, Filosofi Buah masam  ini adalah Orang yang terlihat baik di hadapan kita, tetapi sebenarnya dalam hatinya tidak seindah penampilan luar atau cover, Gengs.

Naah, kita harus berhati-hati yaa, Gengs. Bukan maksud untuk Negatif Thinking, tetapi apa salahnya untuk waspada,  sebelum semuanya terlambat.

Yang namanya orang benci, pasti apa saja bisa dilakukan. Mulai dari menggosip dibelakang kita, memanfaatkan kita, bahkan ingin menjatuhkan kita dengan segala trik-trik liciknya.

Biasanya orang seperti ini bisa ketahuan buruknya dari orang lain yang peduli sehingga memberi tahu kita untuk waspada.

Naah, kalau sudah tahu wataknya harus gimana, dong?

Santaaii aja, Gengs. Kata mbak Via Vallen “Selloow.. “ he he he

Kita tetap harus berbuat baik kepadanya. Meski kita tahu sebenarnya dia itu benci dengan kita. Jika kita ikut membenci, apa bedanya kita dengan dia?

Kalau  perlu, doakan dia yang baik-baik. “Diberi kesehatan, panjang umur, dan rezeki yang lancar”, misalnya.

 

DURIAN


Dari luar, buah PRIMADONA ini terlihat berduri, menyeramkan. Tetapi dalamnyaa Hmmmm, sangat lembuut, Delizious, Top Markotop dah  pokoknya. Filosofi buah Durian adalah Orang yang terlihat keras, tegas di hadapan kita, tetapi sebenarnya ia baik. Jangan bilang 'aku banget'! Ha ha ha ha

Gengs, jangan salah yaah, orang yang tegas, keras, selalu menasihati kita itu sebenarnya orang yang peduli, baik  dengan kita. Jika menemui orang seperti ini, jangan sampai dilepaskan ( putus silaturrahim ) yaa Gengs.

Orang seperti ini biasanya pandai menjaga rahasia  kita, sabar dan ikhlas mendengarkan segala keluh kesah, gundah gulana kita. Meskipun terkadang agak keras dan memarahi kita karena kesalahan-kesalahan yang kita perbuat, yang yang kita sengaja atau tidak.

Percayalah, Gengs. Dia memarahi, menegur, itu karena peduli dengan kita. Coba kalau tidak  peduli, hmmm “meh sakkarepmu aku ora peduli” ( mau lakukan apa yang kamumau aku tidak peduli). Ha ha ha

 

ALPUKAT


Filosofi yang terakhir yaitu buah  Alpukat. Dari luar, tekstur buah ini terlihat begitu lembut, begitupun dengan dalamnya yang juga lembut. Filosofi buah Alpukat adalah Orang yang baik di hadapan kita, juga baik di belakang kita.

Naah, orang seperti ini di hadapan kita biasanya sering jujur. Apa yang ada diungkapkan, termasuk  kritik  dan sarannya untuk kita. Ia tak tega  jika membicarakan kita dibelakang. Untuk  itu biasanya tipikel ini lebih memilih berbicara empat mata dengan kita sekiranya ada suatu masalah atau kesalahan yang kita perbuat.

Orangnya cenderung apa adanya “Aku adalah  Aku”, ringan tangan, baik hati dah pokoknya.

Gengs, orang yang aku ibaratkan seperti buah Alpukat ini bisa dibilang “Limited Edition” looh. Kamukah itu?