Merasa Tertekan terhadap Pasangan? Berikut Cara Keluar dari Toxic Relationship

Merasa Tertekan terhadap Pasangan? Berikut Cara Keluar dari Toxic Relationship

Photo by freestocks on Unsplash

 

Memiliki pasangan adalah idaman semua manusia. Bagaimana tidak, kamu memiliki seseorang untuk bertukar pikiran, memberi rasa nyaman dan aman yang tentu membuat kamu bahagia. Tapi berbeda dengan toxic relationship. Perasaan tidak nyaman dan aman sering terjadi karena pasangan terlalu over dalam segala hal yang seringkali membuat kamu risih dan tertekan.

 

Kalau kamu sedang di posisi tersebut dan bingung mengatasinya, yuk simak pembahasan berikut ini yaitu cara keluar dari toxic relationship :

 

1. Kenali tandanya

Yang kamu lakukan pertama kali adalah mengenali tanda-tanda toxic relationship. Coba lakukan self-talk terhadap diri kamu sendiri, seperti apakah kamu merasa bahagia dengan hubungan ini? Apakah kamu sering bertengkar dengan dia? Apakah kamu sering disalah-salahkan?  Nah, jika jawabannya “Iya” bisa jadi kamu memang sedang dalam toxic relationship.

 

2. Minta bantuan orang terdekatmu

Memutuskan suatu hal bukanlah hal yang mudah, apalagi soal hubungan. Jangan ragu meminta solusi atau pendapat dari orang terdekatmu. Tidak semua masalah harus kamu hadapi sendiri, karena yang ada hanyalah bikin kamu stres.

 

Kamu butuh bantuan orang lain untuk membantu masalahmu, termasuk masalah percintaan. Atau kamu juga bisa datang ke tenaga profesional seperti psikolog untuk meminta saran yang terbaik untuk hubunganmu. Jangan ragu untuk meminta bantuan ya!

 

3. Jangan ragu untuk PUTUS!

Kalau kamu sudah menceritakan semua masalah percintaanmu terhadap orang terdekatmu atau psikolog dan mereka menyarankan untuk kamu mengakhiri hubunganmu, yaudah tinggalin dia! Hubungan kamu sudah tidak bisa diselamatkan. Sampai kapan kamu mau bertahan dalam toxic relationship? Sampai kapan kamu mau batin kamu tersiksa terus-menerus? Inget ya, hubungan toxic gak bakal bikin kamu bahagia. So, jangan ragu buat putus dengan dia!

 

4. Fokus pada diri sendiri

Kalo katanya bude Sumiyati  “love yourself first, love you too kemudian”. Iya, sebelum kamu mencintai orang lain kamu harus bisa mencintai diri kamu sendiri. Dengan kamu self-love, kedepannya kamu gak akan membiarkan dirimu untuk terjebak dalam toxic relationship lagi.

 

Setelah keluar dari toxic relationship, mungkin kamu akan merasa galau,sedih dan sulit move-on. Coba kamu lakukan kegiatan positif untuk melupakan dia, seperti hangout bareng temen, quality time bersama keluarga dan lakukan hal yang gak bisa kamu lakukan ketika kamu sama dia. Dengan begitu, hidup kamu akan lebih fresh dan bahagia.