Mewujudkan Kebumen Beriman

Mewujudkan Kebumen Beriman

Mewujudkan Kebumen Beriman (Tri Kurniasih/Reviensmedia.com)

 

Reviensmedia.com, Kebumen – Setiap kota pasti memiliki slogan untuk daerahnya masing-masing. Seperti yang dimiliki kota Kebumen yakni Kebumen beriman. Tentunya dengan slogan tersebut masyarakat berharap agar warga Kebumen memiliki nilai moral yang tinggi serta mengedepankan norma agama.

 

Baru-baru ini desa-desa di kecamatan Ambal, Kebumen tengah mencanangkan program khusus keagamaan yang sasaran utamanya adalah remaja putri, biasanya beranggotakan remaja-remaja SMP dan SMK.

 

Nah, remaja putri yang bernamakan fatayat ini mengadakan pertemuan rutin setiap sebulan sekali di desanya masing-masing. Selain pertemuan rutin di desa, mereka juga mengadakan pertemuan rutin sekecamatan Ambal setiap bulannya. Tentunya kegiatan tersebut sangat baik untuk menjalin silaturahmi antarsesama remaja muslimah. Selain itu pula juga untuk meningkatkan iman dan taqwa mereka.

 

Adapun pertemuan rutin tersebut biasanya diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya secara bersama-sama, itu bertujuan untuk mengikat rasa nasionalisme remaja muslimah.

 

Setelah itu diisi dengan sholawatan Al barjanji, tahlil, pembacaan ayat-ayat suci Al Quran, serta sambutan-sambutan dari pihak penyelenggara. Selain mengedepankan ilmu agama, pihak penyelenggara kini tengah mengajarkan remaja muslimah untuk lebih berkreasi di bidang ketrampilan sehingga mereka bisa menggunakan waktu luang mereka dengan hal-hal yang positif. Sebagai contoh, mereka diajarkan membuat bros, tasbih, gelang, dan ketrampilan lainnya. Itu juga bertujuan untuk mengalihkan waktu mereka yang banyak terbuang di depan layar ponsel.

 

Semua kegiatan itu tentunya akan terlaksana dengan baik jika ada dukungan dari orangtua serta masyarakat setempat. Sehingga slogan Kebumen beriman bisa benar-benar konkrit dan terealisasi. Jadi, selain mendapatkan ilmu agama, para remaja juga mendapatkan ilmu sosial dan tambahan ketrampilan, syukur-syukur hasilnya bisa dipasarkan ke publik. Produk Sumber daya manusia yang bermutu atau tidak tentunya ditentukan oleh manusianya sendiri. Karena mereka yang akan merasakan dampak positif maupun negatifnya dari apa yang mereka tanam atau lakukan.

 

Nah, dengan mengajarkan ilmu agama sejak dini, tentu semua orangtua akan merasakan dampak yang luar biasa dalam kehidupan sehari-harinya. Apalagi jika dibandingkan dengan mereka yang minim ilmu agamanya tentu akan berbeda perilaku maupun akhlaqnya dalam kehidupan sehari-hari dan dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Dengan kegiatan itu pula kita bisa memiliki generasi sumber daya manusia yang cerdas secara ilmu pengetahuan maupun ilmu agamanya. Tentu memiliki anak yang  berakhlaq menjadi harapan semua orangtua khususnya, dan masyarakat pada umumnya.

 

Melalui program-program agamis yang diselenggarakan masyarakat Kebumen tersebut, semoga bisa menjadi inspirasi untuk daerah lainnya agar para tokoh masyarakat serta masyarakatnya bisa terketuk hatinya untuk mencanangkan program yang serupa.

 

Pada intinya program atau kegiatan tersebut menitikberatkan pada nilai-nilai keagamaan remaja-remaja Indonesia. Semoga kegiatan tersebut bisa terus berkelanjutan, tidak hanya berjalan beberapa saat saja. Karena semua itu akan menjadi modal menuju kesuksesan dunia akhirat.