Pecundang Makna

Pecundang Makna

Ketika rumus jalanan mulai pudar oleh serpihan-serpihan acrok
Maka elegi waktu pun kian menepis ribuan jarak
Kemudian para pecundang-pecundang itu risau kehilangan tonggak
Sehingga berkoar dirinya adalah sang pengenalam 

 

Sepasang mata menatap bengis atas polah mereka
Mengisyaratkan kucai-kucai itu agar segera sirna
Tiadalah berkedip mata tajam itu bertahta
Sehingga mereka pun diam selaksa bertapa

 

Dimana eloknya pena itu kini menghujam
Mengilusikan sendu saja sudah tak paham
Lalu bagaimana rumus itu tak padam
Jika beberapa pecundang menggulung zat asam

 

Berucapkan sedikit mantra petapa, ia pongah
Memadu jalan mengusik jalanan mencoret takdir amanah
Sesekali mereka diam tak berarwah
Seolah pena itu lah yang bersalah

 

Kecupan pecundang hebat lewat sepasang mata
Memikirkan jalanan tentang berebut mantra
Menuai goresan ranum pengukir pena
Ia hebat ketika mengubur makna

 

Purworejo, 20 Januari 2016