Pelangi Tak Berkilau

Pelangi Tak Berkilau

Sungguh penaku terasa kaku
Kini tak lagi mampu bersajak seperti dulu
Dulu aku mampu mengukir namanya dalam sajak pelangi
Tapi kini mengeja namanya saja aku tak bisa

 

Benar kata mereka padaku
Dia hanyalah cahaya di kala remang
Putih di antara para gelap
Sehingga aku sering tiada ketika mereka itu ada

 

Macam apa mereka menghardik dia padaku
Lalu dia menyesal begitu saja seolah buta
Bagaimana dengan aku jika mereka mendungsang
Bahkan dia pun seolah tak berdaya dengan perkara ini

 

Ceritakan saja mereka untuk dia tentang pelangi
Akan ku jelaskan bahwa kedatangannya itu sekejap
Terlihat ketika ada hujan dalam kehangatan
Bersinar indah ketika tampak warna warni

 

Biarkan saja dia bangga atas dirinya
Biarkan saja lupa pada sajakku karena mereka
Karena inilah penaku yang hanya rongsokan
Dan selebihnya aku adalah orang buangan