Perbedaan Kandungan Nutrisi Antara Pisang Hijau Dan Pisau Kuning

Perbedaan Kandungan Nutrisi Antara Pisang Hijau Dan Pisau Kuning

Photo by Persnickety Prints on Unsplash

 

Pisang merupakan salah satu buah yang populer di kalangan masyarakat Indonesia. Tetapi kebanyakan orang lebih cenderung mengonsumsi pisang berwarna kuning di bandingkan pisang berwarna hijau, sebab dianggap sudah matang dan kandungan nutrisinya banyak, sebagian kecil orang menganggap pisang hijau sebagai pisang mentah dan saat di makan agak terasa sepat.

Banyak orang yang tidak mengetahui kalau pisang hijau dan pisang kuning memiliki kandungan nutrisi yang sama - sama baik.

Berikut simak kandungan nutrisi pada pisang berwarna kuning dan hijau :

 

1. Pisang hijau cocok untuk diet di bandingkan pisang kuning

Pisang hijau memiliki kandungan gula dalam bentuk karbohidrat yang sulit untuk di uraikan enzim pencernaan dan sulit hancur, dengan begitu kamu akan merasakan kenyang lenih lama, walaupun pisang hijau memiliki kalori yang rendah. Selain itu pisang hijau bermanfaat untuk menurunkan gula darah dan menjaga kesehatan sistem pencernaan.

Sedangkan pisang kuning memiliki kandungan gula sederhana seperti sukrosa,  fruktosa dan glukosa. Gula tersebut mudah dipecahkan tubuh sehingga gula darah akan cepat naik. Bagi kamu yang menderita penyakit gula sebaiknya mengonsumsi pisang hijau.

 

2.  Kandungan antioksidan pada pisang kuning lebih banyak dibandingkan pisang hijau

Senyawa antioksidan bermanfaat untuk melawan radikal bebas yang terdapat di dalam tubuh dan mencegah terjadinya proses penuaan dini.

Radika bebas sangat merugikan kita sebab molekunya akan mampu merusak sel tubuh dan menyebabkan berbagai macam penyakit. Pisang kuning memiliki kandungan antioksidan lebih tinggi di bandingkan dengan pisang hijau.

 

3. Memiliki kandungan vitamin hampir sama banyak

Pisang selain memiliki kalori dan antioksidan yang tinggi, pisang juga terdapat nutrisi lainnya seperti vitamin yang juga di butuhkan tubuh, seperti vutamin A, B1, B2, B3 dan C. Antara pisang kuning dan pisang hijau kandungan nutrisi yang mereka miliki hampir sama banyak.

 

5. Tingkat kemantangan pisang mempengaruhi kandungan mineral didalamnya.

Selain makronutrient yang berperan bagi kesehatan tubuh, mikronutrient juga memiliki peran terhadap kesehatan, diantara nya berperan penting dalam pembentukan hormon tubuh dan sistem kekebalan tubuh. Mikronutrient yang dimaksud yaitu seng, mangan dan magnesium.

Saat pisang semakin matang, kadar magnesium akan semakin baik dan bagus untuk kesehatan jantung dan tulang. Berbeda halnya dengan seng dan mangan, mikronutrient ini lebih banyak terdapat pada pisang hijau.

 

6. Pisang yang memiliki bintik-bintik hitam lebih baik di konsumsi

Kebanyakan masyarakat lebih menyukai mengonsumsi pisang dengan kondisi kulit yang masih mulus dibandingkan mengonsumsi pisang dengan kulit penuh bintik-bintik hitam. Justru pisang dengan bintik hitam lah lebih kamu konsumsi.

Sebab bintik hitam pada pisang menandakan bahwasannya pisang sudah matang. Pisang mengandung tumor necrosis factor (TNF) merupakan sifat anti kanker yang sangat kuat sehingga kandungan tersebut akan membantu tubuh untuk meningkatkan produksi sel darah putih sehingga sistem kekebalan tubuh pun juga meningkat. Karna TNF inilah yang membuat kulit pisang memiliki bintik hitam.

Semakin banyak bintik hitam semakin banyak kandungan TNF dan semakin tinggi pula sistem imun tubuh. Pisang dengan kulit bintik hitam akan delapan kali lebih baik dalam meningkatkan sistem imun tubuh di bandingkan pisang dengan kulit mulus dan bersih.